West Ham United telah resmi merekrut Jack Wilshere yang sedang berstatus jomblo dalam urusan klub. Wilshere sendiri memilih bergabung dengan “The Hammers” setelah kontraknya berakhir di Arsenal.

Setelah 17 tahun kebersamaannya dengan Arsenal, Wilshere akhirnya memutuskan untuk mengakhiri hubungan profesional mereka. Hal tersebut diumumkan beberapa saat setelah Arsenal berhasil merekrut Bernd Leno dari Bayer Leverkusen.

Wilshere sebelumnya dikatakan sempat melakukan pembicaraan dengan manajer baru Arsenal yaitu Unai Emery. Jelas yang mereka bicarakan bukan susu kental manis ternyata tidak ada susunya. Obat nyamuk pun tidak ada nyamuknya sebenarnya.

Akhirnya setelah pembicaraan pribadi tersebut, Wilshere sepertinya tidak masuk atau tidak sesuai dengan rencana Emery untuk Arsenal pada musim depan. Kabar yang santer beredar, Wilshere yang merupakan pemilik nomor punggung sepuluh ingin mendapatkan menit bermain reguler. Bukan paket Yes atau instant courier Gojek.

Sedangkan hal tersebut sepertinya tidak bisa diwujudkan oleh Emery yang mempunyai rencana lain. Memang sulit untuk menembus posisi gelandang tengah Arsenal yang terlalu ramai macam sedang bubaran pabrik.

Posisinya yang merupakan gelandang tengah, berbenturan dengan Aaron Ramsey dan Granit Xhaka tanpa lakaboom. Apalagi belakangan Arsenal juga dikabarkan akan segera merekrut Lucas Torerirra dari Sampdoria.

https://twitter.com/Sporf/status/1016415849966694400

Resiko Wilshere juga yang akrab dengan cedera juga sepertinya menjadi alasan Arsenal untuk tidak memperpanjang kontrak sang pemain. Kontrak Wilshere bersama Arsenal sendiri sudah usai sejak 30 Juni yang lalu.

Pemain yang dijuluki Mr. Arsenal setelah Tony Adams itu sebenarnya ingin lebih lama bertahan di Arsenal. Bagaimana tidak, lebih dari setengah usianya dihabiskan untuk mengabdi pada ”The Gunners”. Wilshere sebenarnya juga nyaris saja meneken kontrak baru, ia bahkan rela gajinya dipotong untuk menunjukan komitmen.

“Bagaimanapun, menyusul pertemuan saya dengan manajer baru, meski pengurangan kontrak tetap ditawarkan, itu membuat saya mengerti bahwa waktu bermain saya akan dikurangi secara signifikan jika saya memutuskan untuk bertahan,” terangnya dikutip dari Liputan6.

Wilshere yang kemudian berstatus bebas transfer langsung buru-buru digaet oleh sesama klub London yaitu West Ham. Maklum, performanya sebenarnya masih lumayan terbilang tokcer. Hanya sering cedera saja.

Dirinya dikontrak dengan durasi tiga musim. Wilshere sendiri mengaku bahwa ia sempat mengidolakan West Ham semasa kecil.  Jawaban yang lumayan cari aman. Kalau komentar yang paling mainstream setelah bergabung dengan klub baru biasanya mengatakan “ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan”.

“Saya merasa sangat senang bisa bergabung dengan West Ham. Saya memiliki kenangan yang spesial dengan klub ini. Saya pernah menjadi suporter klub ini dan menyaksikan laga di Upton Park. Anggota keluarga dan beberapa teman saya merupakan suporter West Ham. Jadi, mereka merasa senang saya bisa menjadi pemain West Ham,” ungkap Wilshere.

Perekrutan ini menjadi yang keempat untuk West Ham di musim ini. Sebelumnya mereka telah mengamankan jasa Ryan Fredericks, Issa Diop, dan Lukasz Fabianski.

Main photo: soccer10ztalk.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here