Arsenal kembali memetik kemenangan lewat formasi tiga beknya saat menghadapi Leicester City di Liga Primer. Menangnya juga tak perlu banyak-banyak, cukup satu gol saja sudah bisa bawa pulang tiga poin ke rumah masing-masing.

Satu-satunya gol di laga itu dicetak oleh Robert Huth. Tak perlu bingung, dia membuat gol ke gawangnya sendiri dengan ketidaksengajaan tentunya.

Berawal dari kemelut di depan kotak penalti Leicester, bola kemudian ditendang asal-asalan oleh Nacho Monreal. Tendangan asal-asalan itu ternyata membuahkan hasil yang bikin ganteng maksimal.

Bola mengenai bodi kekar Huth yang kayak kuli bangunan. Bola pun berbelok dan tanpa diharap-harap masuk ke gawang Kasper Schmeichel. Skor 1-0 buat Arsenal sampai akhir laga.

Meski demikian, Arsene Wenger rupanya punya ganjalan tersendiri di laga ini. Dia rada kesal saat Alexis Sanchez mendapat kartu kuning di penghujung pertandingan.

Berawal dari lemparan ke dalam yang dilakukan Christian Fuchs, Sanchez pura-pura linglung padahal maksudnya ingin menghalang-halangi. Kesal dihalangi, Fuchs langsung lempar saja bolanya ke arah Sanchez dengan sengaja.

Bola pun mengenai pundak sang pemain Cile, tapi yang bikin kocak, sesaat setelah itu langsung terjatuh sambil memegangi wajahnya. Kalau memang sakit kan dari awal saja dia terjatuh. Apalagi bola mengenai pundak bukan wajahnya yang unyu itu.

Wasit kemudian datang menghampiri kerumunan warga, tapi malah kasih kartu kuning ke Sanchez. Bukan karena aksi diving kocaknya, tapi karena dianggap menghalangi Fuchs.

Wenger sudah pasti membela Sanchez. Kalau memang menghalangi, wasit harusnya kasih peringatan terlebih dahulu bukannya tahu-tahu main kasih kartu kuning. “Wasit harusnya memberi Fuchs kartu kuning juga, tak cuma Sanchez,” ujar Wenger dikutip Soccerway.

“Saya pikir wasit tak memberitahunya. Usai lemparan sebelumnya, wasit tidak memberitahunya untuk menjauh. Setelah kejadian itu dia mendapat kartu karena dianggap tak menghormati aturan. Saya terima itu karena dia memang berada dalam jarak yang tak seharusnya. Tapi sekali lagi, wasit atau hakim garis memberitahunya lebih dulu,” tambahnya.

 

ya sudahlah, pak, diterima saja dengan legowo. Siapa tahu ada hikmahnya dari kejadian konyol itu.

Main photo credit: Irish News

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here