Mantan pemain Swansea City, Michu, memutuskan untuk menggantungkan sepatunya. Bukan karena basah lalu digantung biar kering. Tapi dalam arti konotasi yakni pensiun. Ya, pemain asal Spanyol itu memutuskan untuk pensiun dini.

Kenapa dibilang dini? karena memang Michu pensiun pada usia 31 tahun. Bisa dibilang sebagai usia lagi matang-matangnya jadi pemain bola. Lagi ranum dan siap dipetik.

Dia sepertinya stres karena cedera engkelnya yang tak kunjung sembuh. Michu memang belum sempat datang ke Haji Naim atau bengkel patah tulang Cimande. Tapi langkah medis di rumah sakit terkenal sudah dilakukan.

Cedera memang membenamkan namanya sebagai pesepak bola. Pemain yang suka makan itu pernah bersinar namanya saat membela Swansea City pada 2013-an.

Pada musim pertamanya, Michu mencetak 22 gol di Liga Primer dan mampu membawa Swansea jadi juara Piala Liga. Itu merupakan gelar satu-satunya sepanjang karier. Cocok dengan lagunya Dewa 19, “Kamulah Satu-satunya”.

Tak cuma itu, musim tersebut merupakan musim paling mantap jiwa dalam kariernya Michu. Banyak yang bilang sebagai “One season wonder”.

https://twitter.com/FootyAccums/status/886850452821815297

Memasuki musim kedua, mulai muncul masalah cedera yang membuatnya dipinjamkan ke Napoli. Di sinilah memasuki puncak cederanya.

Bersama Napoli, dia cuma main tujuh kali. Kalah sama sinetron “Masa Muda” yang mencapai 10 episode sebelum diberhentikan.

Michu kemudian dilepas oleh Swansea pada 2015 dan bergabung dengan klub tarkam di Spanyol, yang main di kasta keempat, UP Langreo. Sampai akhirnya musim panas tahun lalu dia kembali ke pelukan mantan pertamanya, Oviedo.

Pemain yang cuma sekali membela timnas Spanyol itu akhirnya memutuskan pensiun dini kemarin. Dia sudah frustrasi dengan cedera engkelnya. Michu kini siap melanjutkan karier sepak bolanya sebagai pelatih. Pelatih sepak bola tentunya, bukan pelatih renang macam guru-guru olahraga yang suka rada genit itu.

Selamat menempuh hidup baru, Michu. Semoga sukses pada masa pensiunnya. We’ll miss you, Michu!

Michu

Main photo: elwriteback

SHARE
Previous articleTerkikis oleh Klub yang Berfilosofis
Next articlePresiden PSSI-nya Spanyol TERCYDUQ
Bolatory memberikan informasi terkini tentang sepakbola dilengkapi data dan analisis dengan gaya penulisan sesuka hati, loncat ke sana-ke sini, serta menghiraukan semua masalah di muka bumi ini. Tapi kami bukan kera sakti, kami adalah Bolatory.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here