Persija meladeni Persib pada pertandingan lanjutan Liga Indonesia yang digelar di Stadion PTIK Jakarta. Pada pertandingan yang digelar pada malam minggu tersebut, laga direncanakan tanpa dihadiri penonton. Maklum kedua tim memang merupakan rival abadi. Apalagi penonton kedua belah pihak sepertinya belum cukup dewasa untuk menghindari pertikaian.

Tengok saja beberapa hari lalu ketika insiden di stadion yang sama. Kala itu anak menteri yang dipukul. Untung saja bukan anak gangster atau mafia bawang bombay. Kalau kejadian seperti, bisa-bisa malah terjadi kerusuhan.

Maka dari itulah laga diputuskan untuk digelar tanpa harus dihadiri suporter kedua belah pihak. Lebih baik sedia payung sebelum hujan. Meski begitu, entah kenapa masih ada beberapa suporter dari klub kandang yang hadir di tribun penonton. Untung saja tidak terjadi kejadian yang tidak diinginkan seperti mereka membuat video Tik Tok masal.

Pada pertandingan tersebut Persija berhasil menang tipis 1-0 melalui satu gol yang dicetak oleh Jaimerson di babak pertama. “Macan Kemayoran” sejatinya kalah dalam penguasaan bola. Namun sekali lagi sepak bola ditentukan memang lewat hasil akhir. Bukan lewat adu suit setelah pertandingan.

Persija lebih banyak mengandalkan serangan balik di babak pertama. Namun strateg tersebut berhasil membuahkan hasil di menit ke-16 ketika mereka mencetak gol.

Berawal dari umpan pojok “Beckham Indonesia” alias bang Haji Ismed Sofyan, bola diarahkan oleh penendang ke dalam kotak penalti lawan. Kalau mau ke kotak penalti sendiri boleh-boleh saja. Tapi terlalu jauh dan tidak ada gunanya juga.

Bola kemudian coba disambar oleh striker “Why you screenshot me?” namun tidak berhasil dijangkaunya. Bola liar kemudian jatuh di depan Jaimerson. Entah dengan inisiatif yang tinggi atau maruk, ia langsung berputar dan melepaskan tendangan salto macam lambang cap kaki tiga. Kaki di kepala, kepala di kaki kalau kata Peterpan.

https://twitter.com/FanaticBoys/status/1013114849285435392

Gerakan tiba-tibanya itu tidak bisa diantisipasi oleh para pemain Persib hingga membuat bola dibiarkan masuk ke gawang. Gol dari Jaimerson tersebut menjadi satu-satunya gol yang tercipta pada laga ini.

Meski sempat tertekan di akhir pertandingan, namun pertahanan rapat Persija berhasil menggalkan “Maung Bandung” untuk mencetak skor penyama kedudukan. Hingga pertandingan berakhir, skor 1-0 tetap bertahan untuk kemenangan Persija.

Pelatih Persib Mario Gomez menyayangkan keputusan wasit yang dinilainya kurang tegas pada laga itu. “Sebenarnya kami tak ada kesulitan di laga ini. Cuma saya menyesalkan hanya sedikit kartu yang keluar. Bayangkan, dalam 90 menit hanya satu kartu (untuk Persija) dengan permainan yang keras seperti itu,” kata Gomez

Sementara itu Stefano Cugurra Teco mengaku puas dengan kemenangan itu walau hanya dengan skor tipis.

“Ya kami punya waktu sedikit buat persiapan melawan Persib Bandung. Semua di dalam pertandingan punya konsentrasi, tim kami punya organisasi di belakang, Persib Bandung punya beberapa pemain di depan, dua di depan dan dua winger dia sangat bagus, punya benar-benar kualitas bagus, tapi di belakang kami bisa marking bagus,” ujar Teco usai laga.

Kekalahan membuat Persib tetap di posisi kesembilan dengan 18 poin. Sementara Persija merangsek ke posisi keempat dengan 20 poin.

Main photo: bolabanget.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here