Setelah Zinedine Zidane telah resmi mengundurkan diri dari jabatan pelatih, Real Madrid kemudian bergegas untuk mencari pelatih baru. Masalahnya kini pelatih hebat sepak bola di Eropa sana hampir sudah tidak tersisa. Paling-paling Arsene Wenger saja yang sedang menganggur. Kalau cari pelatih senam Zumba mungkin lebih banyak.

Keputusan Zidane memang sempat mengejutkan banyak pihak. Bukan sekadar April Mop karena sudah jauh sekali dari tanggal 1 April. Namun kepergian Zidane merupakan hal yang serius bukan bercanda semata. Keputusannya itu dibuat hanya satu minggu berselang setelah Madrid menjadi juara Champions.

Walau rambutnya tidak ada, namun Zidane pergi dengan meninggalkan namanya yang sudah harum tanpa harus pakai parfum. Setelah tiga tahun bersama Madrid, ia memberikan berbagai trofi diantaranya adalah Liga Champions tiga kali secara beruntun.

Salah satu nama yang kemudian diisukan akan segera menjadi suksesor Zidane di Madrid adalah pelatih Jerman saat ini yaitu Joachim Loew. Namun sepertinya Madrid harus mengubur mimpi mereka dalam-dalam untuk mendapatkan jasa sang pelatih yang tidak suka berbicara dalam bahasa Minang itu.

Ketika ditanya tentang kemungkinan dirinya melatih Madrid, Loew langsung menepisnya tanpa menggunakan sarung tangan kiper. Loew mengatakan tidak tertarik untuk melatih klub raksasa asal Spanyol itu.

Sebetulnya Loew ini gede rasa saja alias ge’er. Padahal isu itu mungkin belum tentu dihembuskan dari Madrid. Apapun itu, pria yang hobi menggaruk itu menolak untuk menjadi arsitek baru “Los Blancos” sebab ingin fokus terlebih dahulu untuk menyiapkan skuatnya menghadapi Piala Dunia 2018.

“Anda bisa mencoret saya sepenuhnya. Bagi saya itu bukan isu, sekarang saya fokus ke Piala Dunia,” kata Loew seperti dikutip dari Detik.

Pelatih Jerman sejak tahun 2006 itu bahkan yakin Madrid akan segera menemukan penggantinya yang lebih bagus. Entah datang dari mana keyakinan Loew tersebut. Mungkin sering baca buku “The Secret” dia sehingga begitu yakinnya.

“Tentu Real Madrid akan menemukan pengganti yang bagus,” imbuhnya.

Loew sendiri merupakan pelatih dengan sarat pengalaman. Bersama timnas Jerman, ia selalu membawa “Die Mannschaft” menunjukan performa yang meningkat di tiap turnamen sejak 2006.

Sampai pada puncaknya adalah ketika Jerman menjuarai Piala Dunia 2014.  Sejak saat itu Loew membawa “Der Panzer” unggul dalam 106 pertandingan, 30 seri, dan 24 kekalahan.

Timnas Jerman sendiri cukup beruntung karena telah memperpanjang kontrak Loew pada pekan lalu. Loew akan terikat kontrak dengan timnas Jerman hingga tahun 2020.

Hingga kini Madrid dikabarkan langsung mengubah haluan dengan mencoba membajak Mauricio Pochettino dari Tottenham Hotspur hingga Antonio Conte dari Chelsea.

Main photo: laacibsports.com

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here