Pemain Belanda yang seperti bukan orang Belanda, Virgil van Dijk, menyabet gelar sebagai pemain terbaik Eropa. Hal semakin menobatkan Virgil sebagai bek terbaik saat ini.

Penghargaan itu diberikan di Monako, Kamis (30/8) waktu setempat atau waktu Indonesia Bukan Bagian Manapun. Acara penghargaan dilakukan dengan gegap gempita tanpa ada sambutan dari ketua RT, RW, sampai lurah setempat.

Pengumuman penghargaan diberikan berbarengan dengan kocokan fase grup Liga Champions. Virgil pun menyabet gelar tersebut usai mengalahkan Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Akhirnya, berturut-turut pemain terbaik datang dari ras manusia, bukan lagi ras alien. Setelah Luka Modric, kini giliran Virgil. Manusia patut kuasai dunia.

Virgil juga dinobatkan secara otomatis sebagai bek terbaik di Liga Champions musim lalu. Sedangkan pemain depan jatuh pada Messi, gelandang pada Frenkie de Jong, dan kiper pada Alisson Becker.

Sepertinya hampir semua warga bola di dunia setuju banget kalau Virgil yang meraih penghargaan ini. Pasalnya, kontribusinya sangat terasa bagi warga Liverpool dan Belanda. Memang begitu kenyataannya, dia lebih layak ketimbang Messi atau Ronaldo.

https://twitter.com/btsportfootball/status/1167165199574585345

Lagipula, sekali-sekali penghargaan ini diberikan kepada seorang bek, kan jarang-jarang dikasih ke posisi bek. Kalau kiper masih beberapa kali masuk nominasi, kalau bek belum pernah ada. Malah kalau perlu dikasih ke bek cadangan biar anti-mainstream sedikit.

Pemain yang namanya Belanda banget, tapi tampangnya kayak dari Indonesia itu sukses mengantar Liverpool jadi juara Liga Champions. Maklum, dua pemain bola bernama Van Dijk memang ada keturunan Indonesianya, enggak tahu kalau Van Dijk yang ini.

Selain itu, dia juga membawa Liverpool tampil luar biasa di Liga Primer meski, ya masih jadi runner-up. Tapi di Belanda dia juga sukses mengantar Belanda jadi runner-up Nations League.

“Saya sangat bangga mendapatkan trofi ini. Saya berterima kasih untuk semua orang yang telah membantu saya,” kata Van Dijk dikutip dari BBC.

“Saya perlu berterima kasih kepada rekan satu tim saya. Tanpa mereka, saya tidak akan mencapai apa yang telah saya capai. Ini adalah jalan yang panjang dan itu bagian dari perjalanan saya,” ujar Van Dijk di-copas dari Kompas.com.

Main photo: Liverpool We Are

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here