Entah ada hubungan apa antara VAR dengan Manchester United. Sepertinya mereka kompak dan setia sekali. Ke manapun MU pergi, seolah VAR selalu di hati.

Pada laga terakhir lawan West Bromwich Albion, MU kembali dibantu oleh VAR. Bahkan sampai tiga kali. Terakhir berujung penalti yang sempat diulang lagi.

Berkat bantuan VAR, penalti, dan penalti yang diulang lagi, MU pun menang dengan skor 1-0. Ini merupakan pertandingan kelima bagi MU yang terbantu akan adanya VAR. Terbanyak di Liga Primer. Wajar, kalau mereka dijuluki Varchester United.

Yang menariknya lagi di laga ini, VAR membantu mereka sampai tiga kali. Semua VAR-nya berdampak signifikan dan akurat 110%.

Pertama, WBA mendapatkan penalti setelah Connor Gallagher diselengkat Bruno Fernandes. Kaki Bruno memang tampak ada kontak dengan kaki Gallagher. Namun entah lah, kalau kayak begini wasit mau saja lihat VAR.

Kemudian, tahu lah apa yang terjadi berikutnya. Wasit membatalkan keputusannya karena dianggap kaki Bruno tidak mengenai kaki Gallagher. Atau bisa juga menurutnya kena bola duluan. Entah lah. Suka-suka wasitnya saja. Padahal, Ole Gunnar Solksjaer sudah mengakui penalti tersebut.

Hanya berselang beberapa menitan, gantian MU yang mendapat penalti. Lagi-lagi mendapat tinjauan dari Yang Mulia VAR. Sebenarnya tidak perlu VAR, memang terlihat jelas bahwa pemain WBA, Darnell Furlong, melakukan handball. Jadi penaltinya 100% halal.

Yang kocak, penaltinya Bruno yang gerakannya epic itu bisa ditepis kiper Sam Johnstone. Namun, wasit meminta Bruno mengulangi lagi penaltinya itu. VAR kembali bertugas.

Entah apa yang ada di mata wasit. Pokoknya penaltinya mesti masuk. Sayang banget kan sudah dikasih voucher masak tidak digunakan dengan bijak.

Namun setelah melihat tayangan ulang, si Johnstone ini memang gerak duluan. Gerakan kiper maju duluan sebelum bola ditendang dianggap sebuah pelanggaran.

Pada tendangannya yang kedua kali ini bisa gol. Entah apapun alasannya, bagi netizen pokoknya VARCHESTER UNITED!

https://twitter.com/baggieanalytic/status/1330277144182845441

Pelatih Ole Gunnar Solksjaer saja mengakui keberuntungan MU. Mereka beruntung akan adanya teknologi bernama VAR di sepak bola. Andai tak ada VAR, sudah jelas kalah berapa kali itu MU.

Bahkan, Solksjaer mengakui bila timnya harusnya mendapat penalti. Sangat jelas bahwa kaki Bruno mengenai kaki Gallagher.

Merujuk ke insiden serupa di laga Aston Villa vs Brighton & Hove Albion, Solskjaer menilai West Brom seharusnya dapat penalti. Makanya, ia merasa MU sedikit beruntung karena penalti West Brom dibatalkan.

“Saya melihat penalti siang ini di Villa-Brighton, dan ada kontak dengan bola dan pemain. Dalam pikiran saya, itu mungkin penalti, dan di sana juga,” ujar Solskjaer kepada BT Sport yang disalin dari Detik.

“Kami mungkin agak beruntung, tapi tidak ada dari penalti-penalti itu yang diberikan jadi mungkin aturannya berbeda dengan bagaimana saya menginterpretasikannya.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here