Real Madrid gagal meraih poin sempurna di laga kedua La Liga saat ditahan 1-1 oleh Real Valladolid. Yang membuat mereka gagal adalah karena ulah Guardiola. Lho, kok bisa?

Los Blancos” memang melancarkan serangan bertubi-tubi di babak pertama. Entah sudah berapa kali mereka menendang. Pokoknya banyak. Baik tendangan ke gawang maupun tendangan ke rekan sendiri alias oper-operan.

Gol baru tercipta pada menit ke-82. Jadi selama 81 menit penonton di sana tidak disuguhi apapun. Cuma duduk saja, nyanyi-nyanyi, makan kacang, tanpa ada selebrasi. Tahu gitu mending masuk stadionnya pada menit ke-80 saja, jadi enggak rugi-rugi amat buang waktu.

Gol diciptakan oleh Karim Benzema lewat sebuah tendangan memutar ala Liu Kang di Mortal Kombat. Usai menerima umpan dari rekannya, Raphael Varane, Benzema kontrol sekali dengan membelakangi gawang lalu memutarkan badannya dan menendang tanpa melihat gawang.

Hebat sekali, tanpa melihat gawang saja dia sudah bisa mencetak gol. Mungkin karena sudah sering main di Bernabeu. Jadi hapal letak posisi gawangnya di situ-situ saja, tidak pernah bergeser sampai ke bendera sepak pojok.

https://twitter.com/brfootball/status/1165387502984630272

Cuma sayang, keunggulan Madrid cuma bertahan hitungan menit. Di sini serunya. Berkat bantuan Guardiola, Valladolid menyamakan kedudukan pada menit ke-88. Entah gimana Valladolid bisa-bisanya minta bantuan Guardiola padahal dia masih menjadi pelatih Manchester City.

Ternyata Guardiola yang dimaksud bukanlah Pep Guardiola yang rambutnya botak jarang shampoan itu. Guardiola yang dimaksud adalah Sergi Guardiola, striker Valladolid yang kebetulan namanya sama. Orang tuanya malas mikir, langsung copas saja si Pep punya nama.

Umpan membelah lautan Oscar Plano mampu membelah pertahanan Varane dan Sergio Ramos. Di situ lari lah si Guardiola untuk mengolongi Thibaut Courtois yang memang hobi dikolongi. Benar-benar keras sekali adatnya, sudah disarankan pakai sarung masih juga tidak dipakai.

Zinedine Zidane pun tak ikhlas dengan hasil ini. Ya siapa juga yang mau dibeginiin.

“Kami tidak suka dengan hasil ini karena kami telah membuat yang paling sulit, yaitu mencetak gol hampir pada penghujung babak kedua tetapi tiga menit kemudian mereka membuat gol penyeimbang,” kata Zidane.

Main photo: BBC

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here