Mode auto-juara Paris Saint-Germain nampaknya sudah mulai diaktifkan belakangan ini. Paris Saint-Germain unggul makin jauh di puncak klasemen dengan 12 poin usai menang di laga besar kontra Olympique Lyon.

Ligue 1 ini memang nyaris saja jadi liga pribadi milik PSG. Mereka terlalu mendominasi soalnya dalam beberapa musim terakhir. Bahkan dari tujuh edisi terakhir, PSG menjuarai enam di antaranya.

Macam sudah pasang mode auto-juara saja mereka di tiap musim. Kini hawa-hawa auto-juara PSG kembali terasa di Ligue 1. Mereka sudah unggul 12 poin dengan Olympique Marseille yang mengejar di peringkat kedua.

PSG kokoh di puncak klasemen dengan 61 poin. Sementara Marseille mengejar di peringkat kedua dengan 49 poin.

Pada jalannya laga yang digelar di Parc des Princes, PSG sudah unggul tiga gol terlebih dahulu dari tuan rumah.

https://twitter.com/Squawka/status/1226644827246399491?s=20

Gol pembuka PSG dicetak Angel di Maria pada menit ke-22 melalui tendangan keras ke tiang dekat. Sementara itu Kylian Mbappe menggandakan keunggulan PSG lewat sebuah sontekan L1+kotak yang menutup babak pertama dengan skor 2-0.

Baru dua menit babak kedua berjalan, Fernando Marcal mencetak gol bunuh diri yang sepertinya niat sekali. Umpan tarik Julian Draxler disambar Marcal dengan tendangan keras yang terlihat dari hati sekali saking kencangnya.

Lyon sempat membuat laga kembali hidup usai mencetak dua gol balasan lewat Martin Terrier dan Moussa Dembele dalam tempo tujuh menit saja.

Namun gol dari si gondes Edinson Cavani benar-benar mengunci kemenangan PSG. Skor 4-2 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

“Kami santai terlalu banyak setelah unggul tiga gol, kami akhirnya dihukum atas itu. Ini pelajaran yang pantas sebagai evaluasi,” ujar Thomas Tuchel dikutip dari Republika.

“Kami tak bisa kehilangan konsentrasi. Kami harus belajar dari situ. Tapi ini juga manusiawi mengingat banyaknya pertandingan yang kami lalui,” ucapnya.

Main photo: Twitter

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here