Paris Saint-Germain masih terlalu kuat walau hanya menurunkan para pemain lapis dua. Bertanding di ajang Coupe de France melawan  Pau, PSG menang dengan skor 2-0 atas tim tuan rumah.

Wajar PSG hanya menurunkan para pemain dari lapis kedua mereka. lawannya hanya klub kasta ketiga soalnya. Dari namanya saja, Pau, sudah sudah terasa sekali bahwa klub ini antah berantah. Tidak ada rasa-rasa nama klub bola sama sekali.

Pada laga yang digelar di Stade du Hameau tersebut PSG tampil tanpa nama-nama tenar seperti Neymar, Kylian Mbappe, atau Angel di Maria. Tapi tetap saja PSG ini tetap terlalu kuat bagi tim tuan rumah.

PSG memiliki 77 persen penguasaan bola sepanjang 90 menit pertandingan macam main kucing-kucingan saja yang kena dikolongin harus cium tangan.

Le Parisiens” juga melepaskan empat tembakan, sementara Pau gagal melancarkan tendangan ke arah gawang tim tamu. Kiper Sergio Rico nampaknya benar-benar gabut di laga tersebut.

Leandro Paredes membuka keunggulan PSG di menit ke-25 lewat tendangan keras di muka gawang. Benar-benar ditompo kipernya. Bola setengah voli disepak Paredes yang berakhir dengan jala gawang yang bergoyang.

Pablo Sarabia menggandakan keunggulan PSG di babak kedua usai menyambar bola liar yang bergulir di muka gawang. Sama seperti Paredes, bola mudah tersebut disepak dengan keras oleh Sarabia. Pada ngegas banget cetak gol.

Hingga laga usai skor 2-0 tetap bertahan untuk keunggulan PSG yang berhak maju ke babak perempat final Coupe de France.

“Kami menunjukkan penampilan serius dengan mental yang sangat baik. Saya sangat gembira dan ingin memberikan ucapan selamat kepada tim,” ujar Tuchel dilansir dari LigaOlahraga.

“Kami berhasil menunjukkan kualitas dan karena itu pula saya merasa sangat bahagia. Ini pertandingan yang sangat sulit, namun kami pantas meraih kemenangan. Ini merupakan pertandingan kelima tandang sekaligus kemenangan kelima secara beruntun. Ini catatan hebat.”

Main photo: @psginside

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here