Paris Saint-Germain yang sudah memastikan gelar Ligue 1, menutup musim ini dengan hasil imbang kacamata 0-0 melawan Caen pada hari Minggu kemarin. Tetapi selang satu hari setelah menjalani laga terakhir mereka, PSG tidak lantas santai beleha-leha dan mengadakan dangdutan tujuh hari sembilan malam untuk merayakan keberhasilan mereka.

“Les Parisien” untuk pertama kalinya mengenalkan pelatih mereka musim depan, Thomas Tuchel, kepada publik Paris. Maklum, PSG memang sudah sepakat akan mengakhiri kebersamaan mereka dengan Unai Emery setelah musim ini. Mantan arsitek Borussia Dortmund lantas ditunjuk untuk menggantikan tugas sang pelatih asal Spanyol.

Seperti diketahui bahwa skuat PSG bermaterikan pemain-pemain bintang kelas dunia. Namun hal tersebut nampaknya tidak menyilaukan Tuchel yang akan menangani mereka di musim selanjutnya. Lebih menyilaukan senyum Boneng yang suka berperan sebagai hansip.

Tuchel mengaku siap lahir batin untuk menangani raksasa asal Paris tersebut dan tidak gentar berhadapan dengan pemain termahal dunia, Neymar. Pelatih yang lancar jika ngobrol dengan orang Jerman tersebut bahkan mengatakan bahwa Neymar sebagai seniman lapangan hijau.

Memang sejak awal kedatangannya, Tuchel sudah dihadapi isu berat terkait mega bintang mereka yaitu Neymar. Sang pemain dirumorkan akan segera hengkang dari PSG untuk bergabung dengan Real Madrid. Namun Tuchel menanggapi berita tersebut dengan kepala yang dingin tanpa harus dimasukan ke dalam freezer kulkas.

Pekan lalu Tuchel mengatakan sempat bertemu dan berbincang dengan Neymar. Hal yang dibincangkan tentang sepak bola, bukan berdebat mengenai siapa sosok asli orang yang menebar teror di Surabaya. Menurutnya Neymar merupakan sosok yang terbuka dan sangat bersahabat. Tuchel bahkan mengaku bahwa ia sudah memberi tahu Neymar rencana dan strategi yang ia siapkan untuk musim depan.

“Neymar akan menjadi pemain kunci kami. Dia merasa senang dengan rencana dan strategi yang saya ceritakan,” ungkap Tuchel dikutip dari Liputan6.

“Menurut saya, pemain bintang adalah sosok yang menarik untuk bekerja sama. Saya tidak takut untuk menangani para pemain bintang. Saya sudah bertemu dengan Neymar pada pekan lalu. Pertemuan tersebut sangat penting. Dia adalah seniman lapangan hijau, satu di antara yang terbaik di dunia,” tambahnya.

PSG sendiri mengikat Tuchel dengan kontrak berdurasi dua musim yaitu hingga Juni 2020. Sebelum menjadi pelatih PSG, Tuchel sepertinya hanya jadi pengacara alias pengangguran banyak acara. Setelah mengundurkan diri sebagai pelatih Dortumund di musim 2017, ia belum sempat menangani klub lain.

Main photo: rtlnext.rtl.de

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here