Nama Neymar memang sepertinya sangat sulit untuk lepas dari bermacam kontroversi. Terbaru, bintang asal Brasil itu disebut terlibat keributan usai laga antara Paris Saint-Germain kontra Montpellier.

Laga yang digelar di Stade de la Mosson itu sendiri berakhir dengan kemenangan PSG 3-1 atas tim tuan rumah.

Wajar saja, para pemain PSG ini ibarat main Master League di Winning Eleven, sudah berjalan sembilan musim mungkin. Dapat dibayangkan para pemainnya macam Espimas, Castolo, atau Miranda sudah jadi jago-jago semua.

Thomas Tuchel juga menurunkan para pemain kelas premium seperti Mauro Icardi, Kylian Mbappe, dan Neymar dimainkan secara bersamaan di laga itu. Ketiga pemain itu masing-masing menyumbang satu gol untuk kemenangan PSG.

Namun sayang setelah laga usai, sebuah insiden terjadi di lorong menuju ruang ganti.

Neymar tertangkap kamera ‘tubir’ dengan pemain Montpellier, Andy Delort. Mungkin sebenarnya keduanya sudah panas dari lapangan. Tapi tentu tidak enak kalau langsung membuat keributan.

Macam anak sekolah saja, pasti tidak mungkin langsung tubir di kelas saat ada guru. Paling-paling ada yang bilang “gue tunggu loe ya nanti pulang sekolah di pinggir rel”.

Ke-tubiran itu sendiri tidak sampai berlanjut dengan baku hantam. Warga yang menonton di sekitar TKP pasti kecewa. Sudah berhenti dulu, menyiapkan kamera untuk merekam, tapi hanya adu bacot saja.

Diketahui bahwa Delort merasa tidak dihormati oleh Neymar. Delort juga meminta Neymar agar lebih menghomati lawan-lawannya meski ia juga tak meragukan keahlian bintang Brasil tersebut.

“Neymar? Dia adalah pemain hebat,” buka Delort. “Namun ini sungguh disayangkan bahwa jelang bubaran dia merasa perlu mengantagoniskan semua orang.

“Sungguh disayangkan, padahal dia pemain hebat, semua orang menghormati dia. Namun Anda tidak perlu mengejek lawanmu, mereka menang 3-1, itu bagus, dan itulah yang saya katakan kepadanya.

“Sayang sekali memang, namun ini adalah hal kecil yang membuat Anda merasa buruk di ruang ganti. Ketika kami berbicara, dia bilang kepada saya bahwa dia menghormati kami, namun itu sudah berakhir. Itu bukan respek buat saya.

“Anda harus menunjukkan respek itu, dengan edukasi yang bagus. Perangainya sudah dikenal sejak dia datang ke Prancis.”

https://twitter.com/FutbolBible/status/1203917189163732997?s=20

Main photo: deccanherald.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here