Pertandingan final Piala Dunia 2018 telah usai. Prancis berhasil memenangkan laga melawan Kroasia dengan skor 4-2. Meski sudah terjadi beberapa hari lalu, masih banyak kisah kasih di laga itu yang layak diperbincangkan. Kalau kisah kasih di sekolah, cukup saja untuk lagu Chrisye.

Pada laga itu, kedua tim bermain dengan skor 2-1 pada babak pertama. Prancis unggul berkat gol bunuh diri Mario Mandzukic serta penalti dari Antoine Griezmann. Tim “Les Blues” memang sangat miskin peluang pada laga tersebut. Meski begitu mereka tidak minta-minta di lampu merah sekitar stadion untuk dapat peluang.

Belakangan, beredar rekaman video di ruang ganti Prancis saat istirahat babak pertama. Video yang durasinya tidak lebih lama dari kasus video 3gp anggota DPR inisial YZ itu memperlihatkan suasana ruang ganti Prancis ketika pelatih Didier Deschamps memberikan instruksi bagi para pemain.

Video tersebut menunjukan saat itu para pemain Prancis tidak langsung merayakan kemenangan mereka yang sedang unggul 2-1. Mereka terlihat cukup kelelahan menghadapi permain agresif dari Kroasia.

Suasana sangat serius seperti sedang berlangsung Ujian Nasional. Tidak ada yang berisik padahal tidak ada bayi yang sedang tidur.

Ternyata, meski serius mereka pada ngomongin orang. Entah apa yang digosipkan tampaknya seru sekali.

Yang diomongi adalah bagaimana begitu berbahayanya Mario Mandzukic di babak pertama serta beberapa pemain Kroasia lainnya. Didier Deschamps langsung menginstruksikan segera mematikan Mandzukic yang hobi mantul-mantulin bola dan kuat banget sundulannya.

Memang Kroasia sering mengancam melalui umpan-umpan silang tanpa teka-teki pada paruh pertama. Satu gol dari Ivan Perisic bahkan lahir dari skema umpan silang yang terlebih dahiulu disambut oleh Mandzukic.

https://twitter.com/Footy_JokesOG/status/1019846850675953665

Arahan Deschamps tersebut dapat dilihat dari potongan video TV Prancis TF1. Apa yang mereka rencanakan kemudian berjalan sukses pada babak kedua. Berkat arahan sang pelatih, Prancis menambah dua gol melalui Paul Pogba dan Kylian Mbappe.

Sementara Kroasia juga berhasil menambah satu gol saja akibat kecerobohan dari Hugo Lloris tanpa akhiran Karius.

“Apa kalian melihat? Mereka menggunakan sikut. Jangan membelakanginya. Apa yang mereka lakukan? Mereka selalu membuat umpan-umpan diagonal. Mereka mencari Mandzukic setiap waktu,” kata Deschamps pada video tersebut dikutip dari Detik.

“Mandzukic akan menyundul bola itu, mengontrol dengan dada atau dengan kakinya. Hati-hati di sekitarnya, dia akan tetap bisa menyundul bola dengan kepalanya, jadi hati-hatilah,” sambungnya.

Deschamps juga mengisntruksikan pemainnya agar bermain lebih tenang dan sesimpel mungkin. Ia menyuruh para pemain untuk melihat ruang dan mengoper bola langsung kepada Kylian Mbappe. Memang Mbappe ini larinya macam penghuni taman lawang sedang dikejar Satpol PP. Cepat betul dan merepotkan barisan pertahanan Kroasia.

Raphael Varane juga menambahkan sedikit kata-kata motivasi untuk temannya. Walau begitu ia tak berkata “Super!” macam Mario Teguh yang nama saudaranya bukan Mario Ozawa.

“Jangan terlalu memikirkan posisi. Kawan, itu ada di pikiran kalian. Positif dong, percayalah. Kita akan menang, kawan! Kita akan memenangkan pertandingan ini!” kata Varane.

“Tidak usah terlalu memikirkannya, ayo! Kita akan menang, kawan. 45 menit, segera, ayo!” Varane berseru sambil memukul-mukul meja.

Main photo: Sportlaju.com

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here