AC Milan gagal mengamankan tiket ke Liga Champions setelah hanya bermain imbang tanpa gol 0-0 dengan Cagliari. Padahal, andai saja kalau mereka bisa mencetak satu gol saja, tiket UCL sudah pasti di tangan sendiri.

Secara matematis, kalau Milan menang maka dipastikan tak akan tersalip Juventus lantaran menang head to head. Berhubung cuma seri, maka Milan hanya menambah satu poin saja sehingga poin mereka masih bisa terkejar oleh Juve.

Yang bikin ketar-ketir, di laga terakhir Milan mesti menghadapi Atalanta, tim yang bolak-balik ngebantai mereka dalam beberapa waktu terakhir. “La Dea” memang bisa saja “main mata” dengan Milan dengan memberi kemenangan buat Milan.

Namun hati-hati, main mata juga lama-lama bisa kelilipan dan perih juga. Soalnya, Atalanta belum tentu mau turun dari runnerup karena ini pertama kalinya mereka berpeluang finis terbaik dalam sejarah klub. Kapan lagi bisa tercantum di Wikipedia sebagai pemegang runner-up Seri A bagi tim seperti Atalanta.

Apalagi, bonus tim runner-up juga lebih gede dibanding hadiah juara harapan I alias peringkat empat. Kalau Atalanta kalah dan Napoli menang, maka mereka akan melorot ke peringkat empat. Jelas Milan masih belum aman, sambil berharap Juve bisa kepeleset juga dari Bologna.

Pada laga melawan Cagliari, memang Milan ini kelihatan mandul. Lupa banyak makan alpukat atau tauge, jadinya kurang produktif.

Cagliari sendiri juga mainnya ngotot. Soalnya mereka mau bertahan di Seri A. Berkat hasil 0-0, mereka pun sukses mengamankan diri bertahan di Seri A. Makanya mereka berpesta kecil-kecilan meski tak sampai saling mengirim hampers lebaran.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here