Tiga singa mengamuk di Sofia. Sayangnya bukan singa lepasan dari Taman Safari, melainkan sebuah julukan untuk tim nasional Inggris. Inggris akhirnya kembali ke jalur kemenangan usai menelan kekalahan dari Republik Ceko di laga sebelumnya.

Bertandang ke markas Bulgaria di Stadion Vasil Levksi, Sofia, timnas “Tiga Singa” mengamuk dengan mencatatkan setengah lusin gol ke gawang tuan rumah.

Laga ini sendiri berjalan cukup menyulitkan bagi Inggris yang mendapat serangan rasial kepada beberapa pemainnya pada jalannya pertandingan babak pertama. Hanya dalam satu babak saja Inggris memang sudah unggul empat gol atas Bulgaria.

Mungkin karena itu, kelakuan fans Bulgaria ini jadi norak sekali macam penonton di negara ber-flower kalau timnya kalah. Sudah 2019 masih begitu saja kelakuannya.

Alhasil pertandingan sampai dihentikan sebanyak dua kali yaitu di menit ke-30 dan menit ke-41.

Tak hanya melakukan aksi rasial, fans Bulgaria ini juga banyak yang terlihat melakukan salam ala Nazi yang jelas dianggap merupakan suatu tindak kriminal di beberapa negara di Eropa.

Bermain di bawah tekanan seperti itu jelas bukan hal yang mudah. Kalau di-‘eya-eya’ macam penonton bulu tangkis saja sudah mengganggu, apalagi kalau yang rasis seperti itu.

Namun timnas Inggris tetap fokus dan bahkan membalas serangan rasial tersebut dengan skor 6-0 yang dimenangkan oleh pasukan Gareth Southgate. “Mamam tuh setengah lusin gol” mungkin begitu kata Inggris.

Southgate sendiri memuji sikap para pemain INggris yang memilih tetap melanjutkan laga meski berada di bawah tekanan.

https://twitter.com/Sporf/status/1183849160581271552?s=20

“Saya tidak mengira situasi ini pernah terjadi sebelumnya di sepakbola. Bagi saya, hal yang besar untuk disoroti adalah sikap para pemain kami,” tutur Southgate dikutip dari Detik.

“Kami memiliki pemain yang telah melalui sesuatu yang seharusnya tidak mereka alami. Namun mereka benar-benar mampu mengatasinya dengan senyum di wajah karena mereka penampilan apik mereka,” sambungnya,

Kekalahan ini menempatkan Bulgaria di dasar klasemen dengan nilai tiga poin dari enam pertandingan. Sementara Inggris berada di puncak klasemen dengan 15 poin.

Hasil imbang melawan Montenegro atau Kosovo cukup mengantarkan Inggris lolos ke putaran final EURO 2020.

Pada jalannya laga itu sendiri, Inggris membuka keunggulan melalui Marcus Rashford di menit ketujuh dengan tendangan keras dari luar kotak penalti. Skor 1-0 untuk Inggris.

Ross Barkley yang bukan saudaranya Kak Ros dari Upin Ipin juga menyumbang dua gol pada menit ke-20 dan ke-32. Babak pertama ditutup gol Raheem Sterling di masa injury time.

Pada babak kedua Inggris kembali menggila dengan kembali menambah dua gol melalui Sterling dan Harry kane. Benar-benar sampai bosan sepertinya pemain Bulgaria ini melakukan kick-off di laga itu. Skor akhir 6-0 untuk Inggris.

https://twitter.com/Sporf/status/1183829821723435008?s=20

Main photo: @football__tweet

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here