Chelsea belum juga meraih kemenangan setelah menjalani tiga pertandingan resmi bersama manajer baru, Frank Lampard. Pada laga lanjutan Premier League pekan kedua, “The Blues” kembali tersendat kala menjamu Leicester City di Stamford Bridge.

Sebelumnya Chelsea ditampar bolak-balik oleh Manchester United di laga pembuka. Tak tanggung-tanggung, kalau kalah memang lebih baik telak sekalian biar tidak sakit hati. Pada laga itu Chelsea dipermalukan dengan skor 0-4 di Old Trafford.

Selanjutnya Chelsea memainkan laga yang lebih berat saat bertemu Liverpool di partai UEFA Super Cup. Sempat bermain imbang 2-2 selama 120 menit, Chelsea kembali takluk lewat babak adu penalti.

Kini sudah sampai di pertandingan ketiga bersama Lampard. Tapi jalan Chelsea masih saja tersendat. Belum lihat Google Maps mungkin jadi tidak tahu jalur mana yang tidak macet.

Padahal pada laga kedua Chelsea di Premier League tersebut merupakan pertandingan kandang pertama mereka di musim ini. Namun hanya satu poin yang bisa direbut.

Pada jalannya laga di Stamford Bridge, Chelsea sebenarnya tampil bagus pada paruh pertama. Lima menit pertama, penonton sudah disajikan dengan peluang-peluang emas permata 24 karat dari Chelsea.

Mason Mount kemudian membuka keunggulan saat laga baru berjalan tujuh menit. Pemain muda Chelsea itu mencetak gol setelah memanfaatkan kepanikan Wilfred Ndidi.

Mendapat bola di depan kotak penalti, Ndidi tampak kelabakan setelah mendapat pressing ketat dari Mount. Tengok kiri, tengok kanan, bingung dia macam bule kalau lihat sawah.

Mount dengan cepat merebut bola dan melepaskan tendangan keras mendatar ke ujung gawang. Skor 1-0 untuk Chelsea bertahan hingga akhir babak pertama.

Leicester baru tancap gas pada babak kedua. Sejumlah peluang mereka hasilkan hingga gol penyama kedudukan berhasil diciptakan.

Ndidi yang melakukan blunder, berhasil menebus kesalahannya setelah mencetak gol di menit ke-67. Bola hasil umpan sepak pojok, disundul Ndidi dengan kepalanya sendiri. Mau pinjam kepala teman belum tentu dikasih soalnya.

Kedua tim bergatian melakukan serangan, namun hingga laga usai, skor 1-1 tetap bertahan untuk kedua tim.

Usai laga, Lampard mengaku cukup menyayangkan beberapa peluang yang tidak dimanfaatkan dengan baik oleh Chelsea di awal laga.

“25 menit pertama begitu cepat, kami bermain dengan kualitas. Kami harusnya bisa mencetak lebih dari satu gol dan saya puas dengan start seperti itu. Seharusnya kami bisa mempertahankan momentum itu tapi tidak dilakukan,” ujar Lampard dikutip dari Detik.

“Kami harusnya tetap menekan lawan, tapi tidak juga dilakukan. Selalu ada perbaikan, ini masih awal musim. Tapi kami harus ingat bahwa kami harus bisa mendapat poin lebih banyak dan bermain lebih baik,” sambungnya.

Kekalahan ini membuat Chelsea terdampar di peringkat ke-15 dengan satu poin. Sementara Leicester berada di urutan ke-12 berkat dua hasil imbang.

https://twitter.com/Football__Tweet/status/1163117759733096449?s=20

Main photo: 433.dv.is

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here