Belanda cukup bersusah payah menaklukan Irlandia Utara pada laga kualifikasi EURO yang digelar di De Kuip. Sempat tertinggal satu gol hingga pertengahan babak kedua, Belanda mengenalkan kombek ke Irlandia Utara dengan membalikan skor menjadi 3-1.

Tampil dengan status tuan rumah tak memubat Belanda menjalani laga dengan mudah. Memang Irlandia Utara ini tidak bisa diremehkan pada babak kualifikasi Grup C.

Mereka menjadi salah satu tim yang membuat kejutan dengan meraih tiga kemenangan dari tiga laga awal. Alhasil Irlandia Utara sempat merasakan hawa-hawa dingin puncak klasemen selama beberapa waktu.

Tapi melawan Belanda yang diisi banyak pemain-pemain kelas dunia, Irlandia Utara akhirnya takluk juga.

Sepanjang laga Belanda tampil mendominasi dengan penguasaan bola hingga 77 persen. Tim tuan rumah juga mencatatkan 23 tendangan selama 90 menit. Tapi Belanda cukup kesulitan untuk mencetak gol ke gawang Irlandia Utara. Dikencingi mungkin agar jadi jimat penangkal kebobolan.

Sementara itu Irlandia Utara total hanya dua kali mendapat peluang, dengan satu yang mengarah ke gawang.

Meski demikian satu tembakan on target tersebut langsung berbuah gol di menit ke-75. Efektif sekali mereka.

Berawal dari clearance tidak sempurna para bek Belanda yang terlihat sangat amatir, bola mampu didapat pemain Irlandia Utara di tepi kotak penalti. Umpan lambung yang diarahkan ke muka gawang selanjutnya dapat disundul Josh Magennis yang menjadi gol pemecah kebuntuan.

Sudah jarang menyerang, tapi bisa mencetak gol. Ngeselin benar kalau bisa menang. Sering terjadi di laga-laga PES atau FIFA yang seperti ini.

Tapi Belanda akhirnya mengenalkan yang namanya kombek ke Irlandia Utara. Pada menit ke-80, Memphis Depay menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Berlanjut ke masa injury time, tim asuhan Ronald Koeman benar-benar membuat Irlandia Utara pulang dengan tangan hampa.

Luuk de Jong membalikan keadaan dengan golnya yang sangat santuy. Mendapat bola di muka gawang, Luuk dengan santai menyontek bola yang nyaris saja keluar lapangan setelah melambung.

Depay mengunci kemenangan Belanda menjadi 3-1 dengan gol keduanya di menit ke-90+4. Tendangan kotak+R2 mendatar darinya berbuah gol ketiga Belanda.

Kesabaran diakui Virgil van Dijk jadi kunci kemenangan timnya di laga itu. “Kami terus mencari gol dengan sabar. Tentu saja di babak kedua kami tampil lebih dalam menghadapi tekanan,” ujar Van Dijk dikutip dari Detik.

Hasil ini membawa Belanda naik ke puncak klasemen Grup C dengan 12 poin dari lima pertandingan.

Main photo: telegraph.co.uk

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here