Paulo Dybala memang sudah menjawab teka-teki masa depannya yang belakangan sedang menghangat sehangat tubuh Baby Margaretha. Namun, masih ada satu rahasia lagi yang belum mau diungkapkan Dybala. Apakah gerangan?

Dybala sudah menyatakan keinginannya untuk bertahan di Juventus meski jadi rebutan Real Madrid dan Barcelona. Pemain bertubuh mungil itu bahkan ingin menandatangani kontrak baru di Juve. Itu artinya, Dybala juga perlu memperpanjang rumah kontrakannya di Turin.

“Barcelona atau Madrid? Tidak ada tawaran. Saya baik-baik saja di Juventus dan agen saya akan segera perpanjang kontrak hari ini,” kata pemain yang entah kenapa lancar banget bahasa Argentina itu.

Namun, pemain berusia 23 tahun itu masih merahasiakan apa makna dibalik selebrasi gol yang dilakukannya saat menjebol gawang Atalanta di Piala Italia. Dybala memang mencetak gol fantastis melalui tendangan first time usai menerima umpan sundulan Mario Mandzukic.

Bola kemudian masuk menusuk gawang Etrit Berisha tanpa mengucapkan salam “Assalamu’alaikkum“. Dybala pun langsung berlari sambil berpose dua jari. Namun bukan salam dua jari yang suka ada di kampanye politik itu.

Dia mengacungkan dua jari gaya The Jak, tapi dirapatkan ke mukanya sehingga menutupi mulutnya yang bau itu seperti topeng. Tak perlu repot membayangkannya, silakan cek saja fotonya.

Ini dia gaya baru Dybala. (ANSA via AP & Liputan6)

Memang tidak jelas apa maksudnya Dybala melakukan itu. Sebuah petunjuk harta karun kah? Atau memang tidak ada artinya, sekadar spontan saja. Dybala ini memang banyak gaya.

Ketika diwawancara seusai pertandingan, jawaban Dybala ‘masih rahasia’ bak selebritis ketika ditanya wartawan infotainmen soal hubungan dengan gandengan barunya.

“Selebrasi saya? Ini masih rahasia. Tapi mungkin nanti saya akan memberitahu Anda,” ujarnya sok rahasia.

Memang perlu dilakukan pendekatan khusus untuk mengetahui apa arti dibalik selebrasi itu. Bisa dilakukan sesi sharing usai ibadah agar Dybala mau memberitahu rahasianya.

Dalam laga itu, Juve sukses mengalahkan Atalanta dengan skor biasa-biasa saja, 3-2. Tim asuhan Massimiliano Allegri itu bisa menang karena mencetak gol lebih banyak dari lawan. Gianluigi Buffon tidak menjadi aktor penting kemenangan tersebut karena dia tidak bermain.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here