Marc Andre ter Stegen sepertinya mencoba mengikuti jejak Manuel Neuer dengan maju-maju sampai tengah lapangan memotong serangan lawan. Namun, bukannya jiwa Neuer yang masuk, justru malah kerasukan Loris Karius. Maklum, sama-sama dari Jerman.

Kejadian tak mengenakan itu dialami Ter Stegen dan juga Barcelona saat menjadi tamu di markas Atletico Madrid. Menghadapi pertandingan besar macam ini memang tak boleh ada kesalahan-kesalahan konyol.

Akibatnya, Barca jadi kalah 0-1 dan kini masih asyik nangkring di papan tengah La Liga. Lagi merasakan cosplay jadi tim medioker.

Jadi ceritanya Atletico ini mampu mencuri bola penguasaan Barcelona di tengah lapangan. Bola kemudian dikuasai balik oleh Angel Correa dan memberikan umpan jauh kepada Yannick Carrasco.

Di sinilah, Ter Stegen coba-coba jadi Neuer. Biasanya memang Neuer ini suka maju-maju ke depan untuk memotong bola serangan balik lawan. Sering berhasil, tapi pernah juga gagal. Tergantung tingkat kehokian.

Rupanya Ter Stegen nekat mengikuti yang gagalnya Neuer. Maksud hati mencet tombol karakter Neuer, yang keluar malah Karius.

Bola long pass Correa coba dikejar Carrasco, tahu-tahu di layar TV pemirsa nongol Ter Stegen yang mencoba memotong umpan tersebut. Sebetulnya bola itu bisa terpotong kalau sudah dihitung dengan tingkat akurasi dan kecepatan yang tepat.

Sayangnya, perhitungan Ter Stegen meleset. Bola lebih dulu jatuh di kaki Carrasco dan dikolongi lah itu Ter Stegen. Bola akhirnya lolos dan ditendang ke gawang dari jauh dalam kondisi kosong melompong.

Kritikan pun hinggap ke Ter Stegen lantaran kiper berambut pirang itu tak seharusnya keluar dari sarangnya. Soalnya, posisi Carrasco masih jauh dari gawang dan ketika itu masih ada seorang bek Barca bernama Clement Lenglet.

Andai Ter Stegen tak keluar sejauh itu, mungkin Lenglet masih bisa mengganggunya dan gol bisa saja tak terjadi.

Mungkin Ter Stegen ini caper. Melihat Neuer baru kebobolan enam gol, Ter Stegen merasa bisa segera menggantikannya. Ujung-ujungnya malah zonk dan bikin klubnya keblinger.

Ronald Koeman pun kesal banget dengan aksi bodoh Ter Stegen. Dia langsung ngomel-ngomel kepada kiper yang tidak bisa berbahasa Indonesia itu.

“Kami bermain baik di babak pertama. Namun, tim seperti Barcelona seharusnya tidak kebobolan dengan cara seperti, kemasukan gol di menit 47 lebih seperti yang telah kami lakukan,” ungkap Koeman dikutip Okezone.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here