Maurizio Sarri nampaknya langsung berada dalam tekanan setelah Juventus menelan kekalahan pertama mereka di musim 2019/2020 ini. Striker legenda Serie A, Antonio Cassano, juga sampai ikut-ikutan melontrakan kritik.

Juventus sendiri menelan kekalahan pada laga lanjutan Serie A di akhir pekan lalu. Bertandang ke markas Lazio di Stadion Olimpico, “Si Nyonya Tua” takluk dengan skor telak 1-3.

Padahal itu jadi kesempatan bagi Juventus yang sedang trek-trekan dengan Inter Milan di jalur puncak. Sebab di malam sebelumnya Inter hanya bisa meraih hasil imbang kontra Roma. “Bianconeri” kini malah tertinggal dua poin dari Inter di puncak klasemen.

Ketertinggalan dua poin ini jelas tak wajar bagi Juventus yang sudah bermusim-musim auto-juara.

Banyak pihak kemudian menyalahkan sang allenatore Maurizio Sarri yang dianggap bertanggung jawab atas performa Juventus.

Padahal baru pertama kali kalah dalam satu musim, tapi tekanan langsung bertubi-tubi. Susah memang kalau tidak dibiasakan kalah. Begini jadinya. Coba Juventus ini berkaca dengan AC Milan yang sudah biasa saja kalau kalah.

Memang mantan pelatih Chelsea itu disebut belum bisa menemukan formula yang pas untuk Juventus. Terutama untuk penempatan para pemain seperti Ronaldo, Gonzalo Higuain, serta Paolo Dybala.

https://twitter.com/NuclearBobo/status/1203430075766579201?s=20

Cassano juga turut memberikan komentar. Ia mengatakan bahwa Sarri seharusnya sudah lebih dari cukup untuk beradaptasi dengan kondisi Juventus.

Legenda Serie A itu juga mengatakan bahwa Sarri harus segera menemukan formasi yang tepat untuk Juventus.

“Semua orang selalu mengatakan kalau kami harus bersabar dengan Maurizio Sarri. Namun, pendukung mereka sudah menunggu selama empat bulan,” ujar Cassano seperti dikutip dari Liputan6.

“Ketika Juventus bertemu tim kuat seperti Lazio. Hampir dipastikan mereka akan kalah. Hal itu menjadi kenyataan.”

“Juventus harus mengevaluasi pilihan mereka. Sarri tidak memiliki waktu yang banyak untuk membuktikan kalau ia adalah pelatih yang cocok untuk Juventus,”  

Tak hanya Sarri, Cassano juga mengatakan absennya Giorgio Chiellini sedikit banyak mempengaruhi performa Juventus.

“Juventus kehilangan Chiellini. Ia adalah bagian krusial dari Juventus. Ia adalah pemimpin di dalam dan luar lapangan. Matthijs de Ligt tak bisa mendapatkan apa-apa jika bermain dengan Leonardo Bonucci,” ungkap Cassano.

https://twitter.com/IFTVofficial/status/1203435772034142209?s=20

Main photo: @juvefcdotcom

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here