Serge Gnabry sempat melepaskan sebuah tekel kobra yang membuat Neymar sampai kelojotan pada laga final Champions League 2020 di akhir pekan lalu. Meski demikian, tekel tersebut justru menuai pujian dari Ruud Gullit.

Pada tim antara tim sultan kontra skuat editan, Bayern Munchen mengakhirnya dengan kemenangan minimalis 1-0.

Laga memang berjalan cukup sulit dan kedua tim mengalami kebuntuan untuk mencetak gol. Entah tendangan Kylian Mbappe yang pistol air, sepakan Lewandowski yang ditepis tiang gawang, atau aksi Manuel Neuer yang tunjukkan mode tangan delapan.

Saking buntunya, sebuah insiden di awal babak kedua lantas nyaris memicu ketubiran antar pemain kedua klub.

Saat itu Gnabry melepaskan sebuah tekel kepada Neymar di menit ke-51 hingga sang bintang Brasil terlihat kelojotan.

Neymar ini disentuh saja bisa guling-guling, apalagi ditendang beneran. Sayang aksinya tidak diganjar anugrah aktor terbaik Oscar.

Pelanggaran Gnabry membuatnya mendapat kartu kuning setelah sebelumnya juga melakukan pelanggaran kepada Neymar.

Namun momen tersebut justru mendapat pujian dari Ruud Gullit. Ia menyebut bahwa hal tersebut mampu mengubah jalannya pertandingan.

“Momen kunci di pertandingan itu adalah Gnabry memberikan tendangan kecil ke Neymar. Itu adalah momen kuncinya. Itu semacam momen ‘Hei, sekarang kami akan mengejar kemenangan’. Dan saya suka ketika dia melakukan itu, karena itulah yang Anda butuhkan,” ungkap Gullit, seperti dikutip Detik.

“Anda perlu sedikit agresi, perlu sedikit intimidasi. Dan dia menunjukkannya dalam aksi tersebut. Dan tiba-tiba saja sesuatu terjadi di tim itu dan mereka mencetak gol,” imbuh pria yang memenangi dua gelar Champions bersama AC Milan ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here