Laga dramatis bertajuk derbi Madrid terjadi pada final Supercopa de Espana antara Real Madrid kontra Atletico Madrid. Sebuah tekel kobra yang sangat mematil dari Federico Valverde kepada Alvaro Morata jadi momen penentu kemenangan “Los Blancos” di laga tersebut.

Seperti yang sudah-sudah, laga derbi Madrid berlangsung sangat keras dengan banyaknya pelanggaran sepanjang laga.

Bahkan sampai terjadi hujan kartu kuning dimana wasit mengeluarkannya hingga sembilan kali. Untung tidak sampai banjir kartu kuningnya. Tidak mungkin menyalahkan gubernur Jeddah soalnya kalau kejadian.

Madrid yang lebih mendominasi penguasaan bola, menciptakan banyak peluang sejak awal laga. Tapi penyelesaikan akhir mereka terlampau culun sehingga tidak ada yang berbuah gol.

Atletico pun juga begitu. Lebih mengandalkan serangan balik, peluang-peluang Atletico lebih banyak ditepis oleh penonton atau papan iklan.

Laga pun dilanjutkan ke babak tambahan. Ternyata sama juga belum ada yang memecah kebuntuan. Sepi sekali laga itu tanpa gol. Lama-lama dipecahkan juga gelas biar ramai seperti kata Rangga.

Pada menit ke-115, sebuah insiden yang sangat menghebohkan terjadi. Berawal dari serangan balik Atletico, Morata mendapat umpan terobosan langsung ke arah pertahanan Madrid yang sudah kosong melompong. Tinggal berhadapan saja dengan Thibaut Courtois.

https://twitter.com/FutbolBible/status/1216461998013210624?s=20

Kalau sedang main playstation, yang memainkan Morata dipastikan sudah bernyanyi lalalayeyeye karena kemungkinan bakal gol. Sementara yang pakai Madrid biasanya akan mengancam dengan di-hayo-hayo-in.

Di-hayo-hayo-in biar panik maksudnya. Tapi ternyata ditekel juga sama Falverde. Kobra sekali tekelnya karena sampai membuat Morata jatuh dan menggagalkan peluang emas intan berlian permata.

Jelas saja tekel macam itu langsung kartu merah dia. Beruntung juga tendangan bebas Atletico tidak menghasilkan gol. Tekel kobra Valverde ternyata terbayar lunas setelah laga 120 menit berakhir 0-0.

Lebih ngenye lagi ternyata di babak adu penalti, Madrid berhasil menang adu tos-tosan setelah Sual Niguez dan Thomas Partey gagal mengeksekusi dua penalti pertama Atletico. Sementara empat penendang Madrid semuanya sukses menyelesaikan penalti. Laga pun berakhir dengan skor 4-2 untuk kemenanga “Los Blancos”.

Diego Simeone sendiri memaklumi tekel tersebut meski merugikan timnya. “Itu [tekel] bagian terpenting dalam permainan. Saya mengatakan kepadanya [Valverde], dia melakukan apa yang harus dia lakukan pada saat itu,” ujar Simeone dikutip dari CNN Indonesia.

Zinedine Zidane pun menegaskan hal yang sama dengan Simeone. Dia memang melakukan pelanggaran, namun hal itu dia lakuakn dengan baik. Pada akhirnya, hal yang terpenting adalah dia telah meminta maaf kepada Alvaro (Morata),” pungkasnya dilansir dari Okezone.

https://twitter.com/FutbolBible/status/1216467836547235848?s=20

Main photo: Twitter

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here