Asosiasi Sepakbola Inggris (FA) secara tak terduga memecat pelatih tim nasional (timnas) Inggris, Sam Allardyce. Pelatih berperut buncit itu terbukti melakukan kesepakatan bisnis gelap senilai 400 ribu pound atau sekitar sebuah harga rumah dua lantai di Bintaro, Jakarta. Lucunya, Allardyce baru menjabat sebagai pelatih “The Three Lions” selama dua bulan. Tepatnya 67 hari.

“Big Sam” terbukti bersalah usai terdapat bukti video dari hasil investigasi seorang wartawan Telegraph. Si wartawan ceritanya menyamar sebagai seorang pengusaha Timur Tengah dan menjebak Allardyce melakukan sebuah bisnis gelap. Saking gelapnya sampai tidak tahu bisnisnya seperti apa.

Sam Allardyce yang tidak ada hubungannya dengan Salim Alaydrus itu rupanya akan mengakali transfer pemain secara ilegal, entah bagaimana caranya. Laporan tersebut kemudian sampai ke hidung pengurus FA dan tanpa pikir panjang langsung memecat Allardyce setelah dia mengakui perbuatannya. “Dia mengakui melakukan kesalahan besar dalam melakukan penilaian dan meminta maaf,” ujar pernyataan resmi FA.

Kegembiraan Allardyce hanya sesaat. Sumber: thefa.com
Kegembiraan Allardyce yang hanya sesaat. Sumber: thefa.com

Presiden FA, Greg Clarke, juga menambahkan bahwa tindakan Allardyce mencari tambahan uang jajan tersebut merupakan hal yang bodoh dan mata duitan. Apalagi hanya recehan. “Tindakan Allardyce merupakan hal bodoh karena saat ini dia sudah menerima gaji 3 juta pound per tahun (seharga rumah mewah di Pondok Indah), tindakan dia mencari pekerjaan sampingan yang ilegal dengan bayaran ratusan ribu pound adalah bodoh,” ujarnya seperti dikutip FourFourTwo.

Gara-gara perbuatannya tersebut, Allardyce langsung didepak FA dengan status hanya dua bulan lebih sedikit menjabat sebagai pelatih. Artinya, dia masih kalah dengan karyawan magang di sebuah perusahaan yang umumnya berjalan tiga bulan.

Remaja yang berpacaran saja juga banyak yang lebih dari tiga bulan. Bahkan hubungan Taylor Swift dengan Tom Hiddlestone masih lebih lama dari masa berlatihnya Allardyce, meski saat ini mereka kabarnya sudah berpisah. Allardyce pun menjadi pelatih tersingkat dalam sejarah FA.

Hubungan Taylor-Tom masih lebih lama dari Sam-FA. Sumber: showbiz.liputan6.com
Hubungan Taylor-Tom masih lebih lama dari Sam-FA. Sumber: showbiz.liputan6.com

Mantan pelatih klub-klub medioker di Inggris itu juga baru mencicipi satu pertandingan saja. Yakni saat bertandang Slovakia pada 4 September lalu. Untungnya, Inggris saat itu menang 1-0 dan menjadikannya sebagai satu-satunya pelatih Inggris yang selama kariernya, timnya tidak mengalami kebobolan sama sekali.

Sam akhirnya mengakui kesalahan dan penyesalannya. Dia sedih lantaran harus berpisah ranjang dengan FA. “FA dan saya sepakat untuk berpisah. Saya merasa terhormat ditunjuk sebagai pelatih Timnas Inggris pada Juli 2016 dan saya kecewa harus meninggalkannya,” ujar Allardyce seperti dikutip Dailystar. “Sore ini saya bertemu dengan Greg Clarke dan Glenn Martin dan mengucapkan permintaan maaf atas perbuatan saya.

Penyesalan memang selalu datang belakangan, jika di depan mungkin namanya uang muka.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here