Angel Di Maria mengaku pernah menerima surat dari Real Madrid yang tanpa dibaca, namun langsung dirobek olehnya. Hal tersebut dilakukannya saat sedang membela timnas Argentina di Piala Dunia 2014 yang lalu.

Pemain sayap Paris Saint-Germain tersebut saat itu statusnya memang masih jadian sama Madrid.

Bermain membela timnas di ajang tertinggi sepak bola dunia, Di Maria mampu membawa Argentina menunjukan performa yang apik.

Sayang pada laga perempat final melawan Belgia, Di Maria bermasalah dengan kakinya. Bukan masalah karena Di Maria ngomongin kakinya sendiri di prosotan. Namun ia mengalami sedikit cedera otot.

Hal tersebut membuat Di Maria absen di partai semifinal kontra Belanda yang akhirnya dimenangkan oleh pasukan Alejandro Sabella. Argentina melaju ke babak final.

Kesempatan langka tersebut membuat Di Maria ngebet sekali ingin tampil membela Argentina di partai puncak kontra Jerman.

Namun keingingan tersebut justru coba dihalangi oleh Madrid yang tak ingin cederanya bertambah parah.

https://twitter.com/FutbolBible/status/1243070793678041093?s=20

“Hanya ada tiga orang yang mengetahui kebenarannya yaitu doktor Daniel Martinez, pelatih Alejandro Sabella dan saya,” tuturnya dikutip dari Goal.

“Otot saya robek di laga lawan Belgia. Kondisi saya ketika itu 90 persen, kaki saya tidak sepenuhnya siap. Tetapi saya ingin bermain dan tidak peduli jika harus pensiun setelahnya.”

“Bermain masih dimungkinkan, bagi saya itu adalah final Piala Dunia, pertandingan final saya.”

Madrid yang saat itu ingin menjual Di Maria, terancam gagal apabila sang pemain sedang cedera. Pihak klub lantas mengirim surat agar Di Maria tak memaksa bermain di babak final.

Tapi tanpa dibaca oleh Di Maria, surat itu langsung dirobeknya. Sobek-sobek macam Tukul Arwana. “Saya tahu Real Madrid ingin menjual saya, kemudian surat itu datang. Daniel menjelaskan itu dari Real Madrid tetapi tidak saya lihat dan saya merobeknya.”

“Saya berbicara pada Alejandro dan menjelaskan tidak berada dalam kondisi 100 persen dan saya menangis. Saya tahu dia mencintai saya, dia ingin saya bermain, tetapi dia mencari yang terbaik untuk tim.”

“Saya hampir mendapat suntikan. Saya ingin mencoba. Tetapi setelah menggelar pertemua dia memutuskan untuk memainkan Enzo Perez.”

https://twitter.com/goal/status/1242516543495376896?s=20

Main photo: Mundo Albiceleste

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here