Nasib Gareth Bale kini terkatung-katung tak jelas juntrungannya macam kasus E-KTP. Sebelumnya Bale diisukan akan segera hengkang dari Real Madrid sebab jarang mendapatkan menit bermain.

Namun setelah Zinedine Zidane mengundurkan diri, sang pemain berkebangsaan Wales sepertinya akan berpikir dua kali untuk ‘cabs kuy‘ dari Santiago Bernabeu. Melihat masa depan Bale yang belum jelas, Paul Scholes dan Gary Neville memberikan komentar-komentar pujian kepada sang pemain. Hal tersebut bisa saja salah satu strategi untuk merayu Bale untuk merapat ke Old Trafford.

Sambil menunggu ditunjuknya manajer baru Real Madrid, Bale sepertinya belum bisa memutuskan pilihan selanjutnya. Kini dirinya hanya bisa menunggu yang bisa diiringi sambil main kartu ceki hingga Madrid menemukan pelatih baru.

Seperti yang telah dibicarakan sebelumnya, bahwa Bale mengatakan rela meninggalkan “Los Blancos” untuk mencari klub lain tanpa harus konsultasi dengan Lina Jobstreet. Ia mengaku kecewa sebab sering dipandang sebelah mata oleh Zidane.

Tetapi Bale yang dimainkan saat ajang final Liga Champions berhasil menunjukan kualitasnya. Pemain yang berasal dari negara yang orang-orangnya katanya ‘santai’ yaitu Wales, menjadi pahlawan kemenangan Madrid dengan dua golnya. Satu gol spektakuler, satu gol ala bandar.

Setelah meraih gelar Champions ketiga beruntun, Zidane secara mendadak tanpa dangdut memutuskan untuk meninggalkan kursi kepelatihan. Situasi tersebut kemudian membuka peluang bagi Bale dan manajemen Real Madrid untuk membicarakan ulang terkait masa depannya.

Sejauh ini Manchester United menjadi yang nomor satu dalam perburuan pemain berwajah sangar itu. MU sendiri dikatakan sudah cukup lama mengincar Bale. Hanya belum dapat-dapat saja. Lagipula sepertinya belum ditembak gimana mau dapat.

Kabar kepindahan sang pemain makin tercium kencang macam ada musang lewat setelah final Liga Champions 2018 lalu.

“Setan Merah” sendiri dikatakan sudah menyiapkan dana sebesar 122 juta pounds demi menebus sang pemain. Salah satu faktor yang menyebabkan MU sangat tertarik adalah besarnya nilai komersil pemain berusia 56 tahun dibagi dua tersebut.

Melihat Bale yang sedang galau, para legenda MU mulai memberikan komentar-komentar pujian untuk menggoyahkan iman sang pemain agar berpaling ke jalan “setan”. Tak hanya satu legenda, tapi dua sekaligus macam isi Sarimi. Paul Scholes mengaku menyambut baik apabila sang pemain memutuskan untuk pindah.

“Kalau memang memungkinkan, ya, itu akan sangat bagus. Saya berharap itu bisa terwujud,” ucapnya dikutip dari Bola.com. Sementara itu pemain lain yang juga tergabung dalam “The Class of ’92” yaitu Gary Neville yang bukan sahabat Gary the Snail, juga mengutarakan hal yang sama.

“Saya sangat mengaguminya sebagai pemain. Jika ia ingin datang ke United maka tentu saja, ya, karena ia pemain yang fantastis dan ia adalah seorang pengubah permainan,” sambungnya menjadi satu seperti Indonesia.

Main photo: twitter

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here