Manchester United menandai laga penutupan musim 2017/2018 dengan sebuah kemenangan. Laga penutupan tersebut tidak terjadi karena terdapat perselisihan dengan Pemprov setempat, namun karena memang pertandingan Premier League telah mencapai 38 laga.

Untungnya, meski tidak digelar dengan pesta besar-besaran tujuh hari tujuh malam, laga penutupan MU di Old Trafford tersebut berakhir manis. Kemenangan tipis 1-0 menjadi skor terakhir MU di liga musim ini.

Pertandingan tersebut juga menjadi penampilan terakhir Michael Carrick sebagai pemain MU. Gelandang tanpa akhiran –an tersebut telah memutuskan untuk pensiun di akhir musim ini.

Laga terakhirnya pun tak sia-sia dan lewat begitu saja macam tayangan komersial alias iklan di TV. Carrick turut berperan atas satu-satunya gol yang terjadi pada laga tersebut.

Kemenangan tersebut juga menjadikan MU kembali ke jalur positif. Bukan positif saat melihat test pack Lucinta Luna, namun tren positif setelah “The Red Devils” tidak meraih kemenangan pada dua laga sebelumnya.

Mereka dikalahkan Brighton dengan skor 0-1 dan ditahan West Ham 0-0. Minim gol sekali memang tiga laga terakhir MU ini. Maklum, mungkin gara-gara menjelang puasa. Jadi latihan puasa gol juga.

Pada klasemen akhir, MU menempati peringkat kedua dengan 81 poin dan tertinggal 19 poin di  belakang Manchester City. Sementara Watford menempati peringkat 20 dikurang enam dengan 41 poin dan memastikan mereka aman di Premier League musim depan.

Pada pertandingan yang digelar pada jam bersamaan dengan semua laga Premier League lainnya, MU hampir saja kebobolan pada menit kelima. Umpan crossing salah satu pemain Watford yang kalau menendang cuma bisa pakai kaki, salah diantisipasi oleh Sergio Romero.

Kiper Argentina tersebut gagal menangkap bola meski ia sudah memakai sarung tangan kiper. Entah apa yang terjadi jika ia memakai sarung bantal dan guling pada malam itu.

Kebuntuan baru tercipta di menit ke-34. Berawal dari Carrick, ia mengirimkan umpan LDR alias jarak jauh kepada Juan Mata. Tanpa bernyanyi “jambu, janji-janjimu janji busuk”, Mata langsung mengoper bola kepada Marcus Rashford yang tinggal menyebok bola dengan mudah.

Andai dilakukan sambil bersin, kemungkinan malah tidak gol kalau seperti itu. Pasalnya, kalau sedang bersin pasti matanya terpejam. Jarang ada orang bersin itu matanya melek.

Jelang babak pertama usai, Romero melakukan penyelamatan gemilang ketika menepis peluang 24 karat dari Richarlison. Hingga berakhir, pertandingan begitu-begitu saja dan tidak ada yang mencetak gol tambahan, membuat laga berakhir dengan kemenangan MU 1-0 atas tamunya.

MU yang tampil kurang oke tanpa oce, membuat Jose Mourinho cari-cari alasan. Ia mengatakan konsentrasi timnya terbagi dengan final piala FA melawan Chelsea minggu depan.

“Bukan pertandingan yang mudah karena hari ini kami bermain tanpa sebuah target,” ungkap Mourinho dikutip dari Detik. “Satu-satunya target adalah mencoba menembus 80 poin. Semua mata mengarah pada final di pekan depan. Sulit bagi pemain untuk fokus dan berkomitmen,” lanjutnya berdalih.

https://twitter.com/Sporf/status/995705044476551169

Main photo: manchesterdevils.com

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here