Chelsea kembali ke jalur positif setelah kembali meraih kemenangan pada laga lanjutan Premier League pekan kelima. Tammy Abraham unjuk gigi setelah melakukan selebrasi sebanyak tiga kali pada laga yang berakhir dengan skor 5-2 kontra Wolverhampton.

Saking ketagihannya dia bikin gol, jadinya keterusan. Sampai-sampai mencetak gol ke gawang sendiri juga alias kasih skor buat tim lawan. Untungnya mereka golin cukup banyak jadi masih aman.

Musim ini bisa dibilang sebagai salah satu ujian berat bagi Chelsea. Setelah ditinggal Eden Hazard, mereka juga ‘diceraikan’ Maurizio Sarri yang mudik ke Italia. Belum lagi larangan aktivitas transfer yang mereka terima.

Meski demikian perlahan tapi pasti, Chelsea terlihat mampu melewati ujian tersebut walau tanpa kunci jawaban. Beda dengan yang sering terjadi di banyak SMA di negara +62 saat sedang ujian nasional.

Para pemain muda didikan akademi mereka yang dipercaya Frank Lampard mengisi skuat sejak awal musim, mampu menjawab kepercayaan.

Bahkan seluruh gol yang dicetak Chelsea di liga musim ini berasal dari hasil didikan akademi mereka. Dari 11 gol yang mereka cipta, semuanya dicetak oleh para ‘brondong’ yang belum berusia sampai 21 tahun.

Ketiga pemain tersebut adalah Mason Mount, Fikayo Tomori, dan Tammy Abraham. Khusus nama yang terakhir, pada laga kontra Wolverhampton, ia mampu unjuk gigi dengan selebrasi sebanyak tiga kali alias mencetak hattrick.

Apakah ini bentuk eksploitasi anak? atau eksploitasi remaja? Entah lah. Hanya KPAI yang paham masalah ini.

Tammy memang mencetak empat gol di laga ini. Tapi satu golnya yang dicetak ke gawang Kepa Arizabalaga tidak dirayakan dengan selebrasi. Sudah menyumbang gol untuk lawan, tidak selebrasi. Benar-benar rendah hati dia.

Satu gol Chelsea lainnya disumbangkan oleh Tomori yang juga pemain binaan asli akademi Chelsea. Selain gol bunuh diri Tammy, Wolverhampton membalas satu gol lainnya melalui gol Patrick Cutrone jelang laga berakhir.

“Saya ikut senang untuk mereka semua, tapi secara khusus buat Fikayo Tomori. Dia sudah bekerja sangat keras dari titik awalnya hingga sekarang, itu luar biasa,” ujar Lampard dikutip dari Detik.

“Juga Tammy Abraham dan Mason Mount. Kami sedang mencoba memberikan kesempatan untuk para pemain muda dan mereka mencetak gol-gol, memaksimalkan peluang-peluang, dan menunjukkan ke kami kenapa kami harus terus memasukkan mereka ke tim.”

Kemenangan ini mengantarkan Chelsea sementara ke zona Liga Malam Jumat yaitu di peringkat keenam dengan delapan poin. Sementara Wolverhampton masih setia di peringkat kedua dari bawah alias 18 dengan tiga poin.

Main photo: Twitter

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here