Inter Milan sepertinya harus memupuskan angan-angannya lolos ke Liga Champions musim depan usai mengalami kekalahan dari Sampdoria 1-2 di kontrakannya sendiri. Jarak mereka sudah terlampau LDR dengan Napoli di peringkat tiga dengan 11 poin.

Inter sebenarnya unggul lebih dulu lewat Danilo D’Ambrosio, pemain yang jarang mencetak gol tapi tiba-tiba mendadak mencetak gol. Dia mendapat bola nemu usai menerima umpan membelah angin dari Ever Banega.

Sampdoria kemudian mampu menyamakan kedudukan lewat pemain kurang terkenal, Patrik Schick. Dia memanfaatkan bola sundulan dari Matias Silvestre meski sebenarnya berada di posisi offside. Tapi maklum, wasit juga manusia jadi cukup susah juga liat offside yang garisnya tipis banget kalau di tayangan lambat.

Lagi asyik-asyiknya nyerang, Inter lupa dengan bahtera rumah tangganya sendiri. Marcelo Brozovic dengan santainya memblok tendangan bebas Ricky Alvarez pakai tangannya sendiri, bukan tangan orang lain. Mungkin dia merasa dirinya sebagai pemain voli.

Alhasil, Fabio Quagliarella (baca: kualiarela) tak menyia-nyiakan penalti yang berpeluang emas bertabur bintang tersebut. Dia menendangnya ke tengah gawang dengan sekencang-kencangnya.

Kekalahan ini memaksa mereka mandek di peringkat keenam. Mau naik satu posisi saja sudah sulit, apalagi naik ke peringkat tiga untuk menggeser Napoli yang jaraknya 11 poin.

Kalaupun Napoli malas bertanding jadinya kalah terus-terusan, masih ada Lazio dan Atalanta yang siap memanfaatkannya. Jadi Inter sepertinya perlu mengulanginya tahun depan untuk bisa ke Liga Champions.

Pelatih Stefano Pioli pun siap menerima ganjarannya. Bukan cuma sekadar SP1, tapi siap jika dipecat selama-lamanya dari Inter.

“Saya tak takut dipecat, hasil memang memengaruhi masa depan tapi Anda tak perlu terlalu banyak bicara. Kami masih punya kesempatan lain untuk menunjukkan siapa kami sebenarnya,” tutur Pioli dikutip Football Italia. 

Main photo credit: Goal

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here