Usai Steven Gerrard resmi menjadi pelatih dari Rangers, kini giliran Frank Lampard mengambil langkah yang sama dengan kompatriotnya tersebut, dengan menjadi pelatih Derby County.

Ikut-ikutan saja dia macam si anak bungsu. Tetapi Lampard mengatakan bahwa ia memang bermimpi untuk menjadi manajer profesional.

Setelah Zinedine Zidane sukses menjalani karier sebagai seorang pemain dan pelatih bersama Real Madrid, dirinya seakan menjadi pemicu semangat para pemain yang sudah gantung sepatu untuk mengikuti jejaknya. Meskipun memutuskan mundur dari kursi kepelatihan, keberhasilannya tentu ingin diikuti pemain-pemain lain. Latah kalau bahasa Indonesianya.

Seperti yang kita tahu bahwa Zidane pernah meraih kesuksesan ketika berkarier menjadi pemain di klub maupun negara.

Segala gelar paling bergengsi di sepak bola sepertinya pernah diraihnya ketika menjadi pemain. Trofi Liga Champions, Piala Dunia, Piala Eropa semua pernah diangkatnya. Hanya piala Thomas dan All England saja yang hingga sampai detik ini belum pernah digenggamnya.

Begitu pula ketika menjadi pelatih Real Madrid. Selama menjadi arsitek “Los Blancos“, Zidane pun selalu masuk final Liga Champions dan menjuarainya tiga kali secara beruntun.

Namun tidak semua pemain memang berhasil menjadi pelatih hebat. Berkaca saja dengan AC Milan yang ‘hobi’ sekali menggunakan bekas pemainnya untuk jadi pelatih. Aneh-aneh saja hobinya. Bukannya hobi angkat piala, malah hobi seperti itu mereka.

Keberhasilan Zidane tersebut kemudian sepertinya menjadi alasan bagi para pemain lain untuk mengikuti jejaknya. Coba-coba saja, siapa tahu berhadiah All New Toyota Yaris seperti jika beli Ale-Ale. Tak terkecuali mungkin juga yang terjadi dengan Lampard.

Derby County memang sebelumnya ditinggal oleh Gary Rowett yang dipinang oleh Stoke City untuk jadi pelatih barunya. Akhirnya mereka memutuskan untuk menunjuk Lampard sebagai manajer barunya.

Kini mimpi Lampard menjadi kenyataan. Saat final liga Champions pun Lampard memang pernah mengaku tertarik untuk berkarier di dunia pelatih. Tetapi tidak perlu dia berterima kasih kepada Ale-Ale.

Bersaing dengan 20 nama pelatih lainnya dimana Benny Dolo bukan termasuk salah satunya, Lampard secara resmi menjadi pelatih baru Derby County untuk musim depan.

Seperti yang telah dimumkan oleh klub bahwa Lampard telah menyetujui untuk menjadi pelatih tim yang bermarkas di Prade Park. Ini menjadi kali pertama bagi legenda Chelsea tersebut untuk menjalani karier di dunia kepelatihan.

Sebelumnya ia sama sekali belum pernah jadi pelatih sepak bola. Lain lagi kalau di dunia kepelatihan lumba-lumba untuk jugling bola sepak takraw. Kalau itu Lampard juga belum pernah memulainya.

“Saya selalu ingin melatih klub dengan tradisi dan sejarah besar seperti Derby County, jadi ini adalah kesempatan besar bagi saya,” kata Lampard dalam jumpa pers pertamanya sebagai bos anyar “The Rams” dikutip dari Goal.

Derby sendiri dalam tiga tahun belakangan ini sudah tujuh kali berganti pelatih. Tim berlambang kambing putih yang jarang disalahkan karena ada kambing hitam tersebut, mengontrak Lampard dengan durasi tiga tahun.

Untuk musim ini, Derby belum beruntung untuk masuk ke Premier League. Mereka hanya berakhir di posisi keenam klasemen Championship. Pada babak play-off untuk masuk ke Premier League, mereka kalah di tangan Fulham.

Main photo: dcfc.co.uk

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here