Lini tengah Barcelona seperti kehilangan salah satu kekuatannya setelah ditinggal pergi Andres Iniesta. Sang pemain memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya di Barcelona pada akhir musim ini. Tak bisa dipungkiri bahwa Iniesta merupakan ‘nyawa’  Barcelona.

Kalau kucing sih tidak masalah hilang nyawa satu karena masih ada sembilan. Namun Barcelona bukanlah klub kucing-kucingan.

Musim 2018/2019 akan jadi periode pertama Barcelona tanpa kehadiran sang jenderal lapangan tengah. Iniesta memutuskan untuk mencari petualangan baru di Jepang sana. Bukan untuk belajar jadi ninja di desa Konohagakure, namun ia bergabung dengan Vissel Kobe.

Kepergian Iniesta jelas merupakan suatu kehilangan besar untuk Barcelona. Ia menjadi sosok penting dalam tiap permainan Barcelona. Selama berseragam “Blaugrana” ia telah memainkan 647 laga dan membantu Barcelona meraih 32 gelar bergengsi.

Posisi yang ditinggalkan Iniesta jelas menjadi sangat krusial apabila tidak menemukan suksesor yang sepadan. Mencari pengganti Iniesta adalah hal mendesak yang harus segera diselesaikan Barcelona.

Hal inilah yang kemudian nampaknya akan menjadi prioritas Barcelona setelah gagal mendapatkan Antoine Griezmann. Dikabarkan bahwa Barcelona kemudian tertarik untuk merekrut gelandang Juventus, Miralem Pjanic, untuk mengisi pos yang ditinggalkan Iniesta pada musim depan.

“Kami sangat tersanjung dengan berita ini. Ia menarik minat klub-klub hebat atas hal-hal bagus yang ia lakukan bersama Juventus,” ucap agen Pjanic, Michael Becker, dikutip dari Liputan6.

Pada usianya yang masih 28 tahun, Pjanic memang masih menarik minat banyak klub-klub besar di Eropa sana. Wajar saja, Ariel Noah yang berumur 36 tahun saja masih bisa membuat para wanita klepek-klepek. Apalagi Pjanic yang dapat dikatakan sedang menginjak usia matang seorang pemain bola.

Sepanjang kariernya, Pjanic telah membuktikan bahwa dirinya adalah salah satu geladang terbaik dunia. Reputasinya selama memperkuat Olympique Lyon, AS Roma, dan Juventus tak diragukan.

Pjanic sendiri beru pindah ke Juventus pada 2016 lalu setelah ditebus senilai 32 juta euro dari AS Roma. Selama berseragam “Si Nyonya Tua”, Pjanic telah bermain dalam 91 pertandingan dengan catatan 15 gol dan 28 assist. Bersama Juventus juga ia merasakan dua gelar Serie A dan dua Coppa Italia.

Namun sang agen menyarankan agar Barcelona untuk langsung menghubungi sang pemilik Pjanic yaitu Juventus, apabila ingin merekrutnya. Tidak mau repot sekali ini agen. Jangan-jangan agen judi ternyata.

“Saat ini Miralem sedang berlibur. Jadi, jika Barcelona ingin merekrutnya, mereka harus menghubungi Juventus untuk memulai negosiasi,” ujar Becker menyarankan.

Main photo: blackwhitereadallover.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here