Derbi maut kota Madrid ternyata tak menghasilkan hasil yang diharapkan. Atletico dan Real Madrid malah berbagi angka dengan seadil-adilnya. Sudah tak ada yang menang, tak ada yang mau mencetak gol pula. Ada-ada saja ini warga Madrid.

Padahal, publik maunya bakal banyak gol tercipta. Ada perlawanan sengit dari kedua belah pihak. Yang satu mencetak gol, satunya lagi membalasnya juga dengan gol, bukan dengan gas air mata.

Sebenarnya asyik jika pertandingan ini berakhir seri 6-6 atau 8-8. Banyak golnya. Tapi sayangnya cuma imbang tanpa gol.

Bermain di Wanda Metropolitano yang tak ada hubungan saudara dengan Wanda Hamidah, Atletico tampil lebih menyerang. Mungkin karena semangat dengar gemuruh di stadionnya itu.

Beberapa peluang tercipta dari Joao Felix dan Thomas Partey. Namun Real juga tidak diam saja, dua tendangan Toni Kroos dari luar kotak penalti masih bisa dimentahkan Jan Oblak.

Tindakan yang kurang represif dari kedua belah pihak akhirnya berakhir dengan skor hampa. Kedua belah pihak pulang dengan seadanya, tak ada gol yang mereka harapkan.

Berhubung tak ada gol tercipta, maka dari itu artikel ini juga berhenti sampai di sini saja. Meski begitu, apresiasi pantas disematkan kepada Thibaut Courtois yang bisa cleansheet kali ini.

Maklum, sepanjang di Madrid, jarang banget dia bisa terhindar dari kebobolan. Sejak pindah ke Madrid, ‘kebobolan’ adalah nama tengahnya.

“Kami layak mendapatkan lebih dari satu poin. Saya harus memberi selamat kepada para pemain sebab kami tampil solid sekali lagi. Kami berhasil menorehkan cleansheet dan kami tampak dalam performa yang bagus saat bertahan,” kata Zidane.

Sementara Diego Simeone, rada kesal dengan wasit karena tak memberi kartu kepada Sergio Ramos. Ada insiden tak terpuji ketika Ramos mengatakan sesuatu yang buruk mengenai ibu dari hakim garis. Bahkan, pelatih berkebangsaan Argentina tersebut mengatakan wasit mendengar sendiri serangan verbal itu namun tidak bertindak.

“Saya tidak ingin mengungkit apa yang terjadi di atas lapangan. Jika sudah selesai pertandingan, biarlah menjadi sejarah. Tapi, saya cukup menyayangkan dengan perkataan Sergio terhadap hakim garis. Wasit juga mendengarnya langsung,” ucapnya seperti dikutip dari Marca.

Main photo: RMadridInfo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here