Tahun 2020 masih belum berjalan mulus bagi Barcelona. Tim Messi FC itu kembali takluk dari kompetitor sejawat, Valencia, 0-2. Meski menguasai permainan, tapi percuma kalau ujung-ujungnya kalah.

Barca memang masih belum jelas hasil akhirnya pada tahun yang baru ini. Padahal orang biasanya tahun baru sudah langsung nge-gas, apalagi dengan pelatih baru, Quique Setien. Cristiano Ronaldo saja sudah bikin tujuh gol.

Sementara Barca juga sudah bikin tujuh gol. Namun jelas perbandingan itu adalah perbandingan yang payah. Ini kedua kalinya Barca kalah pada 2020 setelah sebelumnya takluk dari Atletico Madrid di Piala Super.

Sebelumnya juga mereka hanya main remis dengan Espanyol 2-2. Lalu sempat menang tipis 1-0 atas Granada di La Liga dan Ibiza di Copa del Rey. Hingga kemudian kalah lagi barusan dari Valencia.

Los Che” sebenarnya bisa saja menang 3-0 tapi mungkin mereka enggak enak. Masak tim sebesar Barca dibantai begitu.

Soalnya kesempatan emas bercampur bakwan didapat Valencia pada menit kesepuluh. Sebuah tekel kobra Gerard Pique dilakukan kepada Jose Gaya yang bukan saudaranya Koi Mil Gaya. Andai Koi Mil Gaya yang main, bakal terbayang Pique langsung menari-nari di tiang gawang, bukannya menjegal.

Sayangnya kesempatan itu disia-siakan Maxi Gomez. Tendangan kerasnya bisa diblok mantap oleh Marc-Andre Ter Stegen yang pada malam itu tak memakai kaus partai.

Namun, Gomez membayar lunas kesalahannya di babak kedua. Tendangan Gomez pada menit ke-48 mengenai Jordi Alba hingga bola berbelok arah.

Pada menit ke-77, Gomez menggandakan keunggulan dengan menambahnya jadi dua, biar enak jadi genap. Biji saja dua, masak gol cuma satu.

Pria yang tak hapal Pancasila itu menceploskan bola ke gawang lewat tendangan placing tanpa kawalan ketat dari Satpol PP. Skor 2-0 bertahan hingga lebaran nanti.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here