Spanyol akhirnya melangkahkan diri ke semifinal setelah kembali menjalani pertandingan panjang melawan Swiss. Bagi Swiss, ini kedua kalinya mereka main sampai di babak adu penalti.

Cuma sayang, kali ini Swiss masih kurang hoki. Jika sebelumnya bisa menang atas Prancis, kini lawan Spanyol voucher hokinya sudah habis. Kembali menjalani adu penalti usai seri 1-1 di waktu normal, Swiss kalah 1-3 di babak tos-tosan tersebut.

Ironisnya, Swiss sebenarnya mencetak lebih banyak gol di waktu normal. Namun satu golnya dicetak ke gawang sendiri. Baru berjalan delapan menit, Spanyol unggul 1-0 lewat tendangan Jordi Alba yang dibelokkan Denis Zakaria.

Berawal dari tendangan pojok, bola terbuang ke luar kotak penalti dan disikat si Alba bukan Jessica. Namun bola malah terkena Zakaria yang entah kenapa dia berada di situ.

Sepanjang babak pertama, Spanyol gagal menambah gol. Sebaliknya di babak kedua, justru Swiss yang lagi-lagi bisa menyamakan kedudukan seperti saat mereka lawan Prancis.

Sebuah serangan balik diciptakan Swiss memberikan peluang kepada Remo Freuler untuk memberikan umpan pendek kepada Xherdan Shaqiri. Sayangnya, setelah itu Freuler dikartu merah 9 menit kemudian.

Bermain 10 pemain, ternyata Swiss tetap jago. Mereka mampu meladeni Spanyol dan mengimbanginya sampai babak ekstra. Kiper yang namanya Yann Sommer benar-benar ganteng maksimal kala itu. Entah sudah 3-4 peluang jadinya Spanyol bisa dimentahkan olehnya.

Di babak adu penalti, Sommer juga bisa menepis penalti. Sayangnya, Unai Simon ternyata lebih ahli. Dia mampu menepis dua penendang Swiss, Fabian Schaer dan Manuel Akanji.

Spanyol pun melaju ke semifinal usai penendang terakhir, Mikel Oyarzabal sukses menceploskan bola ke gawang Sommer.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here