Seri A musim depan sepertinya akan menjadi lebih seru dibanding Liga 2 Tanzania. Apalagi kini mantan bomber AC Milan, Filippo Inzaghi, dikabarkan akan kembali ke kompetisi yang tidak boleh diikuti klub dari Indonesia tersebut.

Namun, bukan berarti Inzaghi datang lalu statistik offside bakalan bertambah. Inzaghi bukan kembali menjadi pemain karena usianya sudah lumayan namun ia akan menjadi pelatih.

Kepastian tersebut setelah Bologna memutuskan untuk menunjuk mantan pemain Juventus itu untuk menjadi allenatore anyar mereka di musim depan. Inzaghi akan menjadi pengganti pelatih yang juga dulu merupakan bintang Seri A, Roberto Donadoni. Kalau Gendut Doni merupakan bintang Liga Indonesia dahulu.

Kini Inzaghi yang berusia kepala empat double alias 44 dikontrak pula selama empat tahun. Semoga saja bisa membawa Bologna finis di posisi keempat. Asal jangan dari bawah.

“Bologna FC 1909 mengumumkan bahwa Inzaghi dipercaya untuk menjadi pelatih tim utama, ia menandatangani kontrak hingga 30 Juni 2022,” demikian bunyi pernyataan yang dirilis Bologna lewat laman resmi mereka dikutip dari Liputan6.

Muka Inzaghi di dunia kepelatihan sendiri bukanlah muka kemarin sore, meski bukan juga muka tahun kemarin. Inzaghi tak minim-minim amat pengalaman kepelatihan. Sebelumnya Inzaghi menangani klub Serie B yaitu Venezia.

Namun Venezia gagal dibawanya melangkah ke Serie A. Meski sudah mencapai semifinal play-off, tim asuhan Inzaghi tersebut harus takluk dari Palermo yang huruf ‘a’-nya jangan diganti jadi ‘e’.

Meski begitu, karier Inzaghi di Venezia terbilang cukup nayamul alias lumayan. Pada musim sebelumnya, Inzaghi berhasil membawa mereka promosi ke Serie B setelah menjuarai Lega Pro.

Itulah mengapa, tak mengherankan juga apabila Bologna menunjuk Inzaghi sebagai pelatih baru mereka. Hal yang aneh justru jika Inzaghi mereka tunjuk untuk menjadi pemain kembali. Sebagai kiper pula.

Inzaghi juga pernah menjadi pelatih di Serie A. Kala itu ia selama satu musim menjadi allenatore dari bekas klubnya AC Milan. Laga musim depan akan berjalan emosional, ketika ia akan bertemu sang adik, Simone Inzaghi yang menangani Lazio.

Berhasilkah Inzaghi membawa Bologna lebih berarti di Serie A? Itu semua tergantung. Kalau ia menggunakan formasi main basket saat melatih, tentu saja bakal amburadul dan mungkin membawa Bologna ke degradasi. Patut kita nantikan kejutan apa yang akan dibuat Inzaghi nantinya.

 

Main photo: en.as.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here