Juventus kembali meraih kemenangan dengan skor 3-0 saat menghadapi Spezia. Setelah menang 3-0 atas Crotone, Spezia kini dibantai dengan skor identik. Ya memang mampunya cuma lawan tim-tim kecil saja itu Juve sekarang.

Lawan Napoli bahkan Verona, Juve tidak mampu menang. Mereka kalah 0-1 dan seri 1-1. Giliran lawan tim promosi macam Crotone dan Spezia, mereka baru bisa menang dengan skor telak.

Itu saja Juve cukup struggle. Which is Spezia sempat menguasai pertandingan actually. However Juve cukup efektif di babak kedua setelah main ugly di babak pertama.

Di babak pertama, Juve main kayak orang bingung. Pemain bingung, pelatih bingung, fans-nya ikutan bingung. Bahkan lawan dan wasit juga bingung. Kok tumben Juve mainnya begini.

Juve seperti main lawan Real Madrid atau Bayern Muenchen saja, lebih banyak menunggu bola. Mau ngerebut saja susah minta ampun.

Untung saja di babak kedua, Andrea Pirlo mampu memberikan perubahan. Dia memasukkan dua pergantian sekaligus, Alvaro Morata dan Federico ‘Lord’ Bernardeschi.

Baru beberapa detik dan menit, keduanya bisa memecah kebuntuan. Bernardeschi yang lolos dari jebakan offside dan VAR, memberikan umpan kepada Morata yang menyambar di depan gawang.

Tak lama kemudian, Bernardeschi kembali memberikan kontribusi besar saat memberikan operan kepada Federico Chiesa. Meski sempat ditepis, bola muntah disambar lagi sambil nyusruk oleh Chiesa.

Menjelang akhir, Juve menambah gol lewat serangan balik Rodrigo Bentancur dan Cristiano Ronaldo. Spezia dapat kesempatan buat bikin gol lumayan. Lumayan buat nambah-nambah.

Voucher penalti diberikan, tapi malah diarahkan ke kiper Juve yang namanya ribet. Skor 3-0 cukup nyaman buat Juve meraih 3 poin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here