Italia meraih kemenangan cukup meyakinkan saat melakoni pertandingan coba-coba melawan Uruguay, tadi malam. Bertempat di Stadion Allianz Riviera, markasnya Nice, Prancis, Andrea Bellotti dkk mampu membenamkan lawannya dengan skor 3-0.

Meski bermain di negara orang ternyata tak membuat tim asuhan Giampiero Ventura itu canggung. Sejak menit pertama, “Gli Azzurri” langsung tampil menekan bahkan tak menggambarkan seperti Italia.

Jika biasanya permainan Italia cenderung sabar, perlahan namun pasti, bahkan cenderung membosankan sampai bikin orang ketiduran. Tapi tidak kali ini, Ventura menginstruksikan anak asuhannya untuk tampil agresif.

Apalagi, tim berkostum biru mirip sirine mobil polisi itu sudah diperkuat penggawa Juventus setelah menjalani laga final menyedihkan pekan lalu. Andrea Barzagli, Leonardo Bonucci, sampai Claudio Marchisio sudah dipasang. Namun, Marchisio baru main 19 menit sudah mengalami cedera. Akhirnya harus diganti oleh Riccardo Montolivo.

Italia mampu memimpin saat laga baru berjalan tujuh menitan. Bek Uruguay, Jose Gimenez, berbaik hati mencetak gol ke gawangnya sendiri, keren pula. Berawal dari umpan lambung Lorenzo Insigne mampu dikontrol pakai dada oleh Andrea Bellotti.

Bellotti sebenarnya berniat ingin menghajarnya sendiri. Tapi rupanya ingin dibantu Gimenez supaya bola bisa masuk dengan lebih tegas. Maksud hati mau menghalau bola, malah menghasilkan sebuah tendangan indah yang meluncur deras ke gawang Fernando Muslera.

Muslera pun hanya terdiam mirip patung-patung polisi di pinggir jalan dengan sebuah pertanyaan, mengapa rekannya tega membobol gawangnya sendiri? Berkhianat kah dia?

Apapun itu, Italia tak mengendurkan serangan. Bertubi-tubi dilancarkan namun mampu Muslera mentahkan. Sampai akhirnya baru babak kedua sekitar menit ke-82, Eder membobolnya lagi.

Tendangan Manolo Gabbiadini sejatinya tak bermaksud memberi umpan kepada Eder. Namun, Eder lah yang tertabrak bola tendangan tersebut. Berhubung intuisi pemain Inter itu sangat tinggi, melihat bola meluncur ke arahnya langsung dia pasang kepala untuk membelokkan bola ke dalam gawang.

Italia akhirnya tambah gol lagi lewat penalti yang biasa saja dari kapten Daniele De Rossi. Gara-garanya Stephan El Shaarawy diganjar oleh (lagi-lagi) Gimenez. Benar-benar pengkhianatan terbesar abad ini. Bantu mencetak gol dan memberikan penalti.

Tentu saja, apa yang dilakukan Gimenez semuanya tak sengaja. Bukan atas dasar suka sama suka. Tapi tetap saja, jadi sebuah hal yang kocak buat mata.

Hasil ini tentu saja membuat Ventura girang meski THR belum terdengar kabarnya. Biasanya, hasil uji coba Italia tak pernah bagus, minimal kalah, seri, atau ya menang. Pelatih yang sudah kakek-kakek itu optimistis dengan masa depan timnya.

“Sejumlah tujuan yang kami tetapkan mulai tercapai. Melawan Uruguay adalah mentalitas, itu yang terpenting. Biasanya hasil laga persahabatan Italia tidak pernah bagus. Kami punya kesempatan untuk menjadi sesuatu yang penting pada masa depan,” ujar cowok berusia 69 tahun itu, dikutip Soccerway.

Main photo: Andina

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here