Seolah tak mau kalah dari Manchester United, Chelsea ikutan main imbang dengan lawannya. Bedanya, skor banyakan dikit dengan imbang 2-2 lawan Sheffield United.

Yang bikin rada kesal bagi suporternya, Chelsea sudah unggul 2-0 lebih dulu lewat dua gol striker muda ganteng bertalenta, Tammy Abraham. Sebenarnya golnya tak spesial amat karena buah dari kesalahan Sheffield sendiri.

Gol pertama berawal dari sundulan lemah Abraham yang harusnya bisa ditangkap mudah kiper Dean Henderson yang pada laga itu pakai sarung tangan sendiri, beda dari teman-temannya. Tapi gara-gara ada gangguan, entah setan, bangsa jin, atau iblis dan sebangsanya, dia gagal menangkapnya.

Ternyata ada seorang pemain Chelsea yang mencoba mengganggu, tapi tidak begitu jelas juga ada kontak fisik atau tidak. Bola gagal ditangkap kemudian dihajar lagi oleh Abraham melewati kolong Henderson.

Gol kedua begitu juga. Antisipasi kurang sempurna dan miskom antara John Egan dan Chris Basham, jatuh pada kaki Abraham yang langsung menghajarnya dengan penuh ketegasan.

https://twitter.com/Isa_fargo/status/1167834705682665472

Namun, di babak kedua Chelsea lengah. Mereka kecolongan lewat gol Callum Robinson memanfaatkan operan Enda Stevens yang bukan saudaranya Enda & Ressa.

Skor 2-1 bertahan sampai menit ke-88. Soalnya menit ke-89, Chelsea kebobolan dan berubah jadi 2-2. Kurt Zouma salah antisipasi yang membuat bola masuk ke gawangnya sendiri.

Bukan salah Zouma sepenuhnya juga, tapi dia juga kurang hati-hati. Jadi jangan disalahkan sepenuhnya, apalagi sampai digebuki di ruang ganti. Tidak baik yang seperti itu.

Frank Lampard padahal sudah mengingatkan anak asuhannya di jeda babak untuk tidak lengah dan terbuai dalam harapan kosong. Soalnya mereka belum menang. Tapi mungkin memang mereka maunya seri saja, biar ada seninya gitu.

“Saya sudah memberitahu mereka bahwa lebih baik menang 3-0 karena ada potensi seri 2-2,” katanya.

Main photo: SeanWhite15

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here