Sudah tak mengerti lagi dengan Arsenal. Sampai sudah malas menuliskannya dalam artikel ulasan ini. Yang jelas Arsenal kalah lagi 1-4 dari Manchester City.

Singkat saja, tak usah bertele-tele. Intinya City sempat unggul 1-0 lewat sundulan Gabriel Jesus yang cuma ditonton saja sama bek-bek Arsenal, lalu bisa dibalas Alexander Lacazette.

City berupaya keras ikut membantu Arsenal, bahu-membahu agar tidak kebobolan lagi. Mereka sampai ikut jadi pagar betis tendangan bebasnya sendiri.

Sudah dibantu masih saja kebobolan. Tendangan Riyad Mahrez bersarang di gawang Arsenal lantaran sarung tangan kiper Runnar Runarson yang namanya diulang-ulang macam orang sunda.

Padahal sudah enak banget itu Runarsson dapat double pagar betis. Masih bobol juga gara-gara kerasukan Loris Karius. Besok-besok Arsenal pakai gawang kecil saja supaya enggak kebobolan banyak lagi.

https://twitter.com/AmrFootball/status/1341492970747518982

City lalu mencetak gol tambahan lewat tendangan congkel Phil Foden dan Aymeric Laporte. Itu saja sudah bagus tak bobol lebih banyak lagi.

“Momen yang sangat menyakitkan, lagi,” kata Mikel Arteta di situs resmi klub, dikutip dari bola.net.

“Kami memulai permainan dengan kebobolan gol yang sangat awal dan sangat lembut dan setelah itu, pada saat ini, untuk melewatinya jelas sulit.”

Pelatih City, Pep Guardiola, terus memberikan dukungan kepada Arteta. Dia meminta Arsenal untuk tidak memecatnya.

Yah, sebetulnya Pep minta Arteta tidak dipecat mungkin biar Arsenal makin terpuruk. Bisa saja ini bang botak.

“Saya yakin Arsenal mempercayainya. Mereka akan melakukan kesalahan besar kalau mereka berpikir (untuk memecat dia),” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here