Posisi Ryan Giggs sebagai pelatih timnas Wales kini statusnya mulai terancam. Mantan pemain Manchester United itu didesak untuk mundur dari jabatannya.

Seruan tersebut kembali berembus kencang setelah laga kualifikasi EURO 2020 saat Wales berhadapan dengan Azerbaijan. Pada laga itu negara yang kalau dalam bahasa terbalik namanya jadi ‘Selaw’ cukup kesulitan menjalani pertandingan meski pada akhirnya meraih kemenangan. Tim asuhan Giggs mendapat tiga poin berkat kemenangan tipis 2-1.

Sayang kemenangan tersebut tak mampu merebut kembali hati suporter Wales yang nampaknya terlanjur kecewa dengan performa timnas kesayangan di bawah asuhan Giggs.

Wales dianggap bermain buruk dan tidak menjanjikan di laga itu. Kalau mau menjanjikan memang lebih baik ikut MLM saja. Kalau yang namanya sepak bola, semua bisa terjadi soalnya.

Wales sendiri baru memastikan kemenangan di menit-menit akhir melalui Gareth Bale tepatnya enam menit jelang waktu normal berakhir.

Kemenangan itu juga tak langsung membuat Wales merangsek di tangga klasemen. Mereka masih tercecer di peringkat keempat klasemen sementara Grup E dengan nilai enam.

Namun, mereka hanya tertinggal tiga poin dari Kroasia dan Hungaria yang menempati posisi pertama dan kedua. Peringkat ketiga dihuni Slovakia yang juga mengoleksi enam poin.

Para suporter lantas mendesak Giggs untuk turun dari jabatannya karena dianggap tak mampu bertaji membesut Wales. Suara-suara warga seperti ini bukan tidak mungkin bisa menggulingkan posisi Giggs nantinya.

Statusnya sebagai legenda Manchester United dan timnas Wales ternyata bukan jaminan dirinya aman. Kalau menunjukan performa buruk sepertinya tetap disuruh mundur juga.

Meski mendapat banyak kritik, Giggs juga mendapat pembelaan dari anak asuhnya yaitu Gareth Bale. Bale justru mengatakan bahwa kini Wales memiliki banyak kemajuan bersama Giggs.

Ada beberapa hal dari kami yang menunjukkan perkembangan. Saya rasa kami berkembang. Kami masih menyesuaikan dengan gaya bermain ala Giggs dan apa yang dia inginkan dari kami. Kadang kala itu butuh sedikit waktu,” kata Bale seperti dikutip dari Bola.com.

“Kami berusaha memainkan sepak bola cepat, berusaha menggerakkan bola sangat cepat, dan berusaha menciptakan ruang untuk penyerang. Kami terus berusaha dan akan melakukan segalanya sebaik mungkin,”

“Hal terpenting adalah kami mendapat tiga poin. Dan target keseluruhan adalah lolos ke Piala Eropa dan Anda mendapatkannya jika mendulang tiga poin,” sambung Gareth Bale.

Main photo: @optajoe

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here