Belum selesai final Liga Champions musim ini, UEFA sudah buru-buru mengumumkan tempat digelarnya final Liga Champions untuk musim 2019/2020. Tempatnya dipastikan tetap digelar di stadion, tidak diganti jadi ke ring tinju.

Istanbul jadi penyelenggara final perhelatan kompetisi klub kasta atas Eropa. Ini adalah kali kedua mereka jadi tuan rumah. Stadion yang digunakan pun sama dengan final tahun 2005, Ataturk Olympic. Stadion ini tentunya sangat familiar bagi penggemar Liverpool dan AC Milan.

Terakhir bermain di Istanbul pada waktu, AC Milan berhasil kena kombek menyakitkan di final. Bagaimana tidak, pada babak pertama mereka sudah berhasil menang 3-0 atas Liverpool kala itu.

Jelas saja semua fans Milan dan warga-warga yang berjudi pastinya langsung congkak dan sombong. Begitu pula mungkin yang terjadi dengan pemain Milan. Mereka sudah tidak konsentrasi dan menghayal akan mengangkat piala serta mendapat bonus mungkin.

Lupa mungkin mereka bahwa masih ada 45 menit babak kedua. Dengan bermodal bola dan semangat yang kalau di komik Dragon Ball adalah jurus Goku untuk mengalahkan Bhu, mereka kemudian berhasil menyamakan skor menjadi 3-3. Pertandingan pun sama kuat pada babak tambahan dan dilanjutkan hingga babak adu penalti.

Sial bagi Milan, Andriy Shevchenko yang menjadi penendang terakhir gagal menunaikan tugasnya. Tendangannya dengan mudah ditepis oleh Jerzy Dudek dengan tangan kebot-nya yang kadang juga untuk cebok. Liverpool menang dramatis dan menjadi juara.

Ataturk Olympic sendiri pernah menjadi kandang untuk beberapa klub asal Turki. Galatasaray, Istanbul Basaksehir, dan Besiktas pernah satu kontrakan di stadion tersebut. Namun kini peruntukan stadion tersebut adalah untuk timnas Turki saja.

Terpilihnya Ataturk menjadi tuan rumah bukan asal pilih seperti cabutan abang-abang di luar pagar SD. Kalau cabutan itu paling-paling hadiahnya hanya ager dicampur dengan Susuku Cap Superman. Kalau-kalau beruntung sih bisa dapat tamiya merk Auldey.

Sejumlah pertimbangan seperti rumput stadion tidak boleh ilalang, bangku pentonton bukan pakai kursi Kopaja, dan hal-hal lainnya telah melewati tahap seleksi yang ketat. Presiden UEFA Aleksander Ceferin mengumumkan keputusan terpilihnya Ataturk Olympic Stadium setelah pertemuan Komite Eksekutif Badan Sepak bola Eropa di Kiev, Ukraina.

Ataturk mengalahkan Estadio da Luz di Lizbon, Portugal, yang juga mengajukan diri sebagai tuan rumah final Champions 2020.

Stadion di Istanbul itu memiliki kapasitas 76.000 tempat duduk. Belum dihitung kalau ada yang mau sambil berdiri, jongkok, atau kayang. Hampir seluruh penduduk kecamatan Sawangan, Depok dari yang tua, muda, anak-anak bisa masuk semua ke dalam Stadion.

Selain mengumumkan stadion untuk final Liga Champions 2019/2020, UEFA tidak pilih kasih dengan Liga Malam Jumat alias Liga Europa. Pertandingan final Liga Europa juga akan diumumkan dan diselenggarakan di stadion Gdansk milik klub Polandia, Lechia Gdansnk, calon markasnya Egy Maulana Vikri.

Stadion berkapasitas 43.000 tempat duduk itu mengalahkan Estadio do Dragao, markas FC Porto. Meski kalah, Estadio do Dragao terpilih menjadi tempat perhelatan final Piala Super Eropa yang mempertemukan juara Champions dan Europa League.

https://twitter.com/itvfootball/status/999698655534694401

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here