Berbeda dengan hasil tim besar lainnya macam Inggris, Italia, dan Jerman, tim nasional Spanyol justru mengalami hasil yang kurang mulus. Mereka cuma mampu bermain imbang 1-1 melawan Yunani di laga perdana babak kualifikasi Piala Dunia 2022.

Hasil seri itu membuat pemain dan staf timnas Spanyol harus mengelus-elus pelatih Luis Enrique. Enrique tampak bete. Kalau sudah ngambek begitu, memang harus dibaik-baikin. Misalnya dikasih pijat, dibelikan es krim, atau diajak ke Kidzania.

Pasalnya, hasil seri di kandang sendiri apalagi lawannya cuma Yunani, tak patut mereka raih. Begitulah katanya Enrique.

Spanyol yang bukan singkatan dari “Separo Nyolong” itu memang unggul lebih dulu lewat gol si ganteng Alvaro Morata. Menerima umpan dari Koke, Morata menyelesaikannya dengan ganteng setelah sempat ditahan pakai dada bidangnya terlebih dahulu.

Sayangnya, di babak kedua mereka kebobolan setelah Yunani mengaktifkan voucher. Inigo Martinez yang baru masuk di babak kedua menggantikan Sergio Ramos, justru membuat penalti.

Maksud hati menghalau bola dengan melakukan sliding, tapi kakinya malah ke mana-mana. Bola memang kena, tapi kakinya terlalu berbahaya sampai menendang kaki Giorgos Masouras. Penalti lalu diambil oleh Anastasios Bakasetas pakai kaki kiri dan masuk.

Spanyol tak bisa menambah gol lagi. Enrique lalu lepas diri.

“Kami tidak mengharapkan hasil ini, kami tidak pantas mendapatkannya. Hasil yang adil adalah yang ada di papan skor sebelum gol Yunani,” kata Enrique.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here