Alasan mundurnya Luciano Spalletti dari Roma ternyata sudah terjawab. Ternyata benar, pelatih korban “pembalakan liar” di kepalanya itu bergabung dengan Inter Milan. Menjawab isu yang belakangan sedang beredar.

Spalletti dikabarkan baru saja berangkat ke negeri China, bukan untuk menimba ilmu apalagi sekadar liburan ke tembok besar. Melainkan untuk menyelesaikan kesepakatan dengan pemilik klub. Ya, Inter memang sudah dikuasai oleh pengusaha asal China.

Sampai artikel ini ditulis, belum ada tanda tangan resmi dari Spalletti di kontrak yang disodorkan oleh Inter. Namun, kata “sah” sepertinya hanya tinggal tunggu waktu saja tanpa harus menunggu wali, saksi, dan penghulu. Keduanya sudah suka sama suka, tanpa paksaan.

“Kesepakatan selesai, kami telah berjabat tangan. Kami merupakan orang-orang kuno dan melakukan hal seperti berjabat tangan. Kami perlu mengadakan pengumuman jika semua berjalan lancar. Namun, keputusan ini belum resmi, segalanya menuju ke sana,” kata Direktur Olahraga “I Nerazzurri“, Piero Ausilio, dari Football Italia.

Spalletti sendiri tidak malu-malu mengakui bahwa keduanya telah menjalin hubungan spesial. Jawabannya pun kompak dengan apa yang dikeluarkan Ausilio. Ya namanya juga jodoh.

“Saya tipe orang yang menggunakan cara lama dengan berjabat tangan. Saya senang menjadi pelatih baru Inter,” ucapnya, dikutip Republika.

Cepat atau lambat, Spalletti memang bakal jadi milik Inter. Semoga saja nasibnya tak berakhir tragis seperti Roberto Mancini, Frank de Boer, dan Stefano Pioli.

Pria berusia 58 tahun itu diminta untuk mengembalikan kejayaan Inter yang biasa disebut “Grande Inter” yang tiba-tiba tenggelam pasca-treble winners 2010 silam. Setelah meraih gelar kebanggaan satu-satunya itu, Inter langsung terjun payung jadi tim yang akrab dengan papan tengah.

Main photo: Serpents of Madonnina

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here