Entah apa yang ada di pikiran Gareth Southgate. Pelatih timnas Inggris itu masih saja memanggil dan menggunakan jasa Harry Maguire. Padahal sudah tahu kalau bek termahal di dunia itu sedang kacau dan enggak jelas.

Maguire yang sedang mengubah statusnya menjadi ‘Lord Maguire’ itu kembali melakukan kesalahan. Kesalahan demi kesalahan, blunder demi blunder tampaknya dia tabung untuk investasi masa depan. Supaya pada masa yang akan datang bisa main di klub Persinga Ngawi atau PSBK Blitar.

Setelah melakukan kesalahan bodoh waktu Manchester United menghadapi Tottenham, dan kebobolan enam tentunya, Maguire lagi-lagi bikin kesalahan saat membela Inggris melawan Denmark.

Kesalahannya bukan berakibat fatal jadi kebobolan, hanya menerima dua kartu kuning saja yang berujung kartu merah. Tapi ya akhirnya jadi menyulitkan rekan-rekan setimnya yang lain.

Main bersebelas saja susah menang, apalagi bersepuluh. Tapi ya meski Maguire main juga mungkin rasanya tetap bersepuluh.

https://twitter.com/SuporterFC/status/1316532332048781313

Southgate atau yang biasa diartikan ‘gerbang selatan’ itu harus menerima konsekuensinya memasang bek yang wajahnya ganteng kaku itu. Inggris setelahnya kebobolan lewat penalti Christian Eriksen.

Maklum, gara-gara Maguire keluar bek tengahnya jadi tinggal satu si Conor Coady. Sudah gitu si Coady juga masih anak baru statusnya di timnas Inggris. Terpaksa Kyle Walker digeser ke tengah yang akhirnya menyebabkan penalti. Huftness.

Bukan sekali dua kali ini saja Maguire bertindak kocak. Dia pernah mempraktikkan no look defensive waktu di Liga Europa. Pernah juga dia mengawal rekan sendiri yang berujung kebobolan. Pernah juga dia sok-sokan atur rekannya buat isi posisi, malah mudah dibobol. Ada-ada saja lah ini kelakuan Maguire.

Meski Maguire dianggap sebagai biang keladi kekalahan, Southgate tetap ngebelain. Ciye.

“Dia harus menghadapi berharap orang yang harusnya lebih memahami hal ini. Ketika Anda adalah sosok yang dewasa, Anda akan bisa melangkah maju dari momen ini,” ungkap Southgate dikutip dari Telegraph.

“Tidak, saya tidak ingin menjelaskannya lebih lanjut. Dia berada dalam masa sulit dan saat ini Anda belajar banyak tentang diri Anda. Anda belajar siapa yang ada untuk Anda di masa-masa sulit sepertinya,” jelasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here