Lawatan Lazio ke Glasgow untuk menjalani laga kontra Celtic berakhir gatot alias gagal total. Bertanding di Celtic Park, Lazio yang sempat unggul terlebih dahulu di babak pertama, harus terima kena kombek dari tuan rumah dengan skor 1-2.

Mungkin ini bentuk solidaritas Lazio kepada sesama perwakilan Serie A yang bertanding di gelaran Liga Malam Jumat alias Liga Europa yaitu AS Roma.

Maklum saja, dari tiga perwakilan Serie A yang harusnya berlaga di kompetisi malam jumat, salah satunya terpaksa dicoret jadi kini hanya tersisa Lazio dan AS Roma.  

Sebab pada laga lainnya, saudara sekota mereka dari Roma tersebut juga gagal meraih poin penuh kala menjamu Borussia Monchengladbach. Roma hanya bisa bermain imbang setelah tim tamu mendapat penalti di menit ke-90+5.

Tak mau kalah dalam jelek-jelekan hasil, Lazio ini malah tidak meraih satu poin pun. Benar-benar total mereka. Harus diapresiasi solidaritas macam ini

Kekalahan ini jadi yang kedua bagi Lazio di Liga Europa musim ini. Alhasil mereka tertahan di peringkat ketiga sementara dengan modal tiga poin.

Persaingan Grup E yang dihuni Lazio sendiri cukup sengit. Sama sengitnya dengan persaingan menjadi CPNS mungkin. Celtic yang memimpin klasemen dengan tujuh poin, hanya berjarak satu angka dari CFR Cluj di peringkat kedua.

Sementara Stade Rennes menguntit Lazio dari dasar klasemen dengan modal satu poin. Selisih dua dengan perwakilan Italia.

Sepanjang laga, kedua tim yang bermain cukup terbuka saling tawar menawar serangan. Tapi belum ada juga yang laku.

Hingga akhirnya lima menit jelang babak pertama usai, Lazio membuka keunggulan lewat sepakan Manuel Lazzari. Terobosan dari Joaqion Correa langsung disambar dengan tendangan keras Lazzari dari sisi gawang.

Kiper Celtic yang mengenakan seragam warna ungu macam Tinky Winky tak mampu menahan laju bola.

Celtic baru bisa menyamakan kedudukan melalui Ryan Christie yang bukan saudaranya Agatha Christie di menit ke-67. Tendangannya yang cukup santuy dari dalam kotak penalti membuat skor imbang 1-1.

Ryan Christie benar-benar jadi aktor antagonis setelah umpan sepak pojoknya berhasil dikonversi Christopher Jullien satu menit jelang waktu normal usai. Benar-benar gol yang membuat patah hati bagi Lazio. Skor akhir 2-1 menjadi milik Celtic.

“Itulah hal jelek tentang sepak bola. Kita tak selalu mendapat hasil yang pantas. Sulit sekali menelan kekalahan seperti ini,” ujar Simone Inzaghi seperti dilansir dari Republika.

https://twitter.com/JakeFerg314/status/1187470602317094914?s=20

https://twitter.com/tom_poole_87/status/1187470942529703938?s=20Main photo: headtopics.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here