Denmark berhasil meraih kemenangan tipis saat berhadapan dengan Peru dalam lanjutan grup C Piala Dunia 2018. Kemenangan yang diraih Denmark tersebut tak terlepas dari peran kiper. Kalau tak pakai kiper sudah pasti si Denmark bobol banyak.

Kasper Schmeichel yang bertugas berdiri di bawah tiang gawang meski bukan satpam juga sempat menggagalkan satu penalti tanpa menepis bola.

Peru nyatanya menguasai jalannya pertandingan melawan wakil asal Eropa itu. Pada pertandingan yang digelar di Mordovia Arena, total 17 peluang dihasilkan oleh Peru. Enam diantaranya mengarah ke gawang lawan bahkan. Entah kalau ke gawang sendiri dihitung atau tidak.

Sebuah kesempatan bagus dilewatkan oleh Peru. Mereka yang mendapat hadiah penalti, malah ikut-ikutan gaya Lionel Messi yang gagal mencetak gol dari titik putih. Solidaritas tim-tim Amerika Latin tampak begitu kuat.

Sementara Denmark bukan tanpa perlawanan dan pasrah tidur-tiduran di rumput lapangan saja. Secara total mereka mencatat peluang yang lebih sedikit dari Peru yaitu 10 kesempatan saja. Namun hebatnya Denmark adalah dari kesempatan yang ada mereka bisa memanfaatkannya.

Ambil kesempatan dalam kesempitan istilahnya. Macam yang suka gesek-gesek di Commuter Line saja. Kalau ketemu yang seperti itu lebih baik langsung dipukul.

Hasil tersebut menempatkan Denmark di peringkat kedua grup C. Mereka kalah selisih gol atas Prancis dengan jumlah poin yang sama yaitu tiga. Sementara Peru di peringkat dasar karena kalah produktivitas gol dari Australia di posisi ketiga.

Denmark langsung mencatatkan 100% penguasaan bola pada tiga detik pertama setelah mereka melakukan kick-off. Tim asuhan Age Heriade namun malah mendapat tekanan dalam 15 menit pertama. Namun Peru belum berhasil membuat bola berpindah ke dalam gawang Denmark.

Setelah setengah jam pertandingan, Denmark baru perlahan mengambil alih pertandingan. Mereka mendapat peluang terbaik di menit ke-39. Christian Eriksen yang bukan saudara dari Christian Sugiono dan Kakek Sugiono mengambil tendangan bebas.

Sepakan Eriksen yang membentur pagar betis langsung disambar oleh Lasse Schoene dari luar kotak penalti. Namun tendangannya masih bisa diamankan Pedro Gallese tanpa memanggil pihak yang berwajib.

Pada akhir babak pertama Peru mendapat hadiah penalti dari wasit. Eksekusi penalti langsung dilakukan di tempat tanpa menunggu keputusan hakim. Namun sayang Christian Cueva yang mengambil tendangan penalti menendang bola hingga melambung jauh terbang tinggi bersama mimpi.

Denmark akhirnya mencetak gol di menit ke-59. Berawal dari Eriksen yang membangun serangan balik, ia mengirimkan umpan Yes! alias langsung sampai ke Yussuf Poulsen. Tinggal berhadapan satu lawan satu dengan kiper, Poulsen melepaskan tendangan biasa-biasa saja yang penting gol. Hingga berakhir kemenangan menjadi milik Denmark dengan skor 1-0.

https://twitter.com/Squawka/status/1008045105599610880

Pelatih Denmark, Age Hareide memberikan pujian khusus kepada Schmeichel yang bermain gemilang malam itu. Bahkan tanpa menepis pun, penalti Peru bisa gagal.

“Anda harus mengakui kinerja Kasper (Schmeichel). Akan tetapi, pertahanan kami dan seluruh tim juga layak menerima pujian. Ini adalah pertandingan kelima kami tanpat kebobolan satu gol pun. Ini sangat sulit dilakukan saat melawan tim-tim yang berlaga di Piala Dunia,” tandas Hareide dikutip dari Okezone.

Main photo: theshillongtimes

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here