Manchester City baru saja menuntaskan trasnfer gelandang muda Spanyol, Rodri, dari Atletico Madrid. Pada jumpa pers pertama sang pemain, ia langsung memberikan komentar bernada sindiran kepada klub tetangga.

Sang tetangga siapa lagi kalau bukan Manchester United, tetangga terdekat mereka. Kalau PSPS Pekanbaru bukan tetangga dekat, tapi tetangga beda samudera.

Pada bursa transfer musim ini, Rodri memang menjadi prioritas dari Pep Guardiola untuk memperkuat barisan tengah mereka. Padahal kalau kita lihat gelandang City ini sebenarnya sudah penuh sekali macam kounter Kopi Janji Jiwa kalau ada promo.

Tak hanya itu, para pemain tengah City ini juga bisa dibilang kelas dunia. Sebut saja Kevin de Bruyne, Ilkay Gundogan, Fernandinho, David Silva, hingga Bernardo Silva.

Tapi ya namanya klub kaya, mungkin gengsi pasti kalau sedang bursa transfer seperti ini tidak belanja. Minimal harus keluar beberapa puluh juta poundsterling untuk beli pemain. Semacam formalitas gitu.

Rodri pun diangkut dengan nilai transfer yang cukup fantastis. Biaya sekitar 62 juta poundsterling dikeluarkan City demi mendapatkan tanda tangan pemain berusia 23 tahun tersebut.

Mahal? Relatif tentunya. Untuk tim sekelas City, mengeluarkan uang sebesar itu mungkin hanya seperti mengeluarkan uang jajan seminggu

Tapi kalau Persenga Nganjuk yang mengeluarkan dana sebanyak itu sudah pasti geger dunia persilatan. Biaya transer tersebut juga membuat Rodri tercata menjadi pemain termahal yang pernah dibeli City sepanjang sejarah klub.

https://twitter.com/City_Chief/status/1146822941180649474

Pada jumpa pers pertama yang dilakukan Rodri, sang pemain menyebut bahwa klub barunya tersebut telah mengubah sejarah sepak bola Inggris.

“Manchester City mungkin telah mengubah sejarah. Dalam lima atau enam tahun terakhir mereka membuat sejarah baru tak hanya di Manchester tetapi juga di Inggris,” kata Rodri seperti dikutip dari Liputan6.

Tak hanya itu, sebuah komentar bernada sindiran diberikan oleh Rodri kepada sang tetangga, Manchester United. Berani-beraninya dia cari perkara.

Ia mengatakan bahwa Manchester kini sudah semakin ‘biru’. Benar-benar kurang ajar Rodri ini, berani-beraninya ia mengatakan kebenaran di atas keterpurukan tim tetangga yang berwarna merah.

Padahal istilahnya ini Rodri baru pindah ke perumahan baru. Lalu langsung cari perkara. Misalnya menyindir tetangganya yang suka parkir mobil sembarangan. Jelas hal semacam itu bikin situasi grup WA komplek jadi enggak enak.

“Saya suka Manchester City apalagi sekarang Manchester semakin biru. Saya beruntung bisa membela klub ini,” ujarnya menambahkan.

“Selain itu gaya bermain City menjadi alasan utama saya pindah ke sini. Saya yakin klub ini sangat sesuai dengan saya.”

https://twitter.com/brfootball/status/1146747450843181058

Main photo: @football__tweet

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here