Baru-baru ini dua striker legendaris timnas Inggris, terlibat saling sindir di media sosial. Michael Owen dan Alan Shearer saling berbalas komentar di Twitter, terkait mantan klub mereka, Newcastle United.

Hal ini bermula setelah Owen menerbitkan otobiografi dirinya yang berjudul Reboot: My Life, My Time. Dari judul bukunya saja, memang Owen ini sepertinya sudah mengundang terciptanya tubir-tubir.

Judulnya saja dibaca “ribut”, pantas saja baru diterbitkan, langsung ada tubir yang terjadi meski hanya di media sosial.

Terkait dengan penerbitan bukunya, Owen melakukan wawancara dengan Mirror. Pada kesempatan itu ia mengaku menyesali kepindahannya ke Newcastle. Owen menilai bahwa hal tersebut merupakan salah satu momen buruk dalam perjalanan karier mantan pemain Liverpool tersebut.

Hal ini ternyata menuai komentar dari Shearer yang terpancing untuk melakukan tubir digital atau yang pada saat ini lebih dikenal dengan nama Twitwar.

Coba-coba jadi selebtweet sepertinya mereka yang doyan tubir di media sosial. Lumayan soalnya kalau sering-sering melakukan hal seperti itu malah jadi terkenal. Apalagi kalau twitwar-nya dengan orang yang sudah terkenal. Pansos istilahnya alias panjat sosial.

“Saya membenci semua yang terjadi di pengujung karier saya selama enam atau tujuh tahun. Saya merasa tak sabar untuk pensiun,” ujar Owen seperti dikutip dari CNN Indonesia.

Twitwar yang mereka lakukan menggunakan akun pribadi. Tidak menggunakan akun alter, RP, CA, atau FA. Kalau seperti itu biasanya akun-akun yang digunakan untuk PAP TT saja.

Komentar Owen pada bukunya tersebut membuat Shearer terpancing. Shearer yang waktu itu sempat menjabat sebagai pemain sekaligus manajer, memberikan tanggapan keras.

“Ya Michael, kami juga merasakannya, dengan mendapat 120 ribu poundsterling per pekan,” tulis Shearer di Twitter merujuk video wawancara Owen di Mirror.

Owen seperti diketahui bergabung dengan Newcastle setelah gagal bersinar bersama Real Madrid. Selama empat tahun berseragam “The Magpies” Owen mencetak 30 gol dari total 79 penampilannya di tahun 2005-2009.

Terkait kicauan dari Shearer, Owen pun membalas tweet tersebut dan menuding balik Shearer.

“Tidak yakin Anda setia kepada Newcastle seperti halnya Anda bermesraan, sobat. Saya ingat dengan jelas Anda hampir gabung ke Liverpool setelah Sir Bobby Robson menempatkan Anda di bangku cadangan. Anda telah mencoba segalanya untuk keluar,” ujar Owen.

Mantan pemain Inggris lain yaitu Gary Lineker juga mencoba ikut dalam perang tweet tersebut. Namun ia mencoba untuk tidak memihak.

“Sepertinya ada sedikit pembahasan sejarah di sini? Saya menyukai Anda berdua sehingga tidak ingin memihak,” cetus Lineker.

Main photo: talksport.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here