Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, sepertinya mulai menyerah dengan perburuan gelar La Liga. Jangankan juara, bisa lolos ke Liga Champions saja sudah sujud syukur. Performa labil klubnya menjadi perhatian pelatih asal Argentina itu.

“Los Rojiblancos” saat ini memang tertinggal enam poin dari Barcelona yang ada di peringkat ketiga. Bahkan tertinggal delapan poin dari pemuncak klasemen, Real Madrid. Atletico bahkan poinnya sama dengan Real Sociedad yang setingkat di bawahnya.

Itulah kenapa, Simeone berasa ada dalam lagunya Koes Bersaudara tahun 1980-an, Harap-Harap Cemas alias H2C kalau versi acara reality show SCTV. Dia tak yakin bisa membawa timnya lolos ke Liga Champions dan mulai melempar handuk tanda menyerah. Entah handuknya siapa yang dilempar.

Pelatih yang sedang dalam masa puber kedua itu menyoroti penampilan labil Atletico, kurang menghibur seperti musim lalu. Dalam lima laga terakhir, timnya menang tiga kali, seri sekali, dan kalah sekali. Total mereka sudah menelan pil telat datang bulan alias kekalahan sebanyak empat kali.

“Kami berbeda enam poin dengan Barcelona dan tampil tidak konsisten. Sedangkan Sevilla yang ada di peringkat kedua punya peluang besar untuk lolos ke Liga Champions,” ujar Simeone, waswas.

Kalaupun Atletico lolos Liga Champions dengan status peringkat keempat, Gabi dan kawan-kawan tak bisa seenak pusar bisa melenggang begitu saja ke Liga Champions. Mereka harus melewati babak play-off yang terkadang suka ada 2-3 tim besar di babak tersebut.

Sebenarnya ada satu syarat yang bisa meloloskan mereka otomatis ke Liga Champions selain berada di peringkat tiga besar La Liga, yakni menjadi juara Champions musim ini. Sebuah hal yang rada mustahil, tapi bukan berarti tidak mungkin diraih. Kuncinya hanya satu, yakni berlatih, berjuang sekuat tenaga, dan makan serta istirahat yang cukup. Salam super. *tamat

Main photo credit: Soloruns

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here