Ada-ada saja negara Italia. Anak masih bocah sudah bisa-bisanya meledek orang dewasa, bernada rasis pula. Itulah yang terjadi pada Sulley Muntari, gelandang Pescara saat melawan Cagliari beberapa hari lalu.

Di media memang sedang ramai pemberitaan soal Muntari yang mendapat perlakuan rasial dari suporter. Bukan cuma di media Italia, tapi juga di dunia maya dan kabarnya pun sampai ke Indonesia.

Pemain yang memang dari sananya sudah berkulit hitam itu sampai ngambek meninggalkan lapangan karena terus diejek penonton. Akibatnya, Pescara bermain dengan 10 orang dan kalah 0-1.

Tapi yang bikin kaget adalah salah seorang pelaku ternyata masih di bawah umur yang duduk bersama orang tuanya di tribun. Si ortu tampak cuek bebek saja melihat anaknya yang masih belia itu meledek Muntari.

Sebelum meninggalkan lapangan, mantan pemain Inter itu sudah melaporkan pihak yang berwajib, yakni wasit. Namun dia merasa tak mendapat pertolongan bahkan malah mendapat kartu kuning. Itulah kenapa dia memutuskan untuk kabur saja dari dunianya saat itu.

Saat melangkahkan kakinya dengan lunglai keluar lapangan, Muntari menghampiri kawanan penonton yang sedang menonton. Dia marah-marah sambil menepukkan telapak tangannya ke pergelangan tangan satunya yang berwarna hitam doff itu. Seraya memberi kode bahwa memang begitulah warna kulitnya, datangnya dari Tuhan.

“Anda lihat apa yang terjadi. Fans mereka berteriak semacam itu. Bahkan di sana ada anak kecil yang didampingi orangtua mereka,” kata Muntari dilansir Football Italia dan di-copas lagi dari Liputan 6. 

Namun, sikap dewasa meski bukan tayangan dewasa diperlihatkan Muntari. Pemain berusia 32 tahun itu menghampiri sang anak bahkan memberinya kaus bola yang dipakainya. Lumayan dapat kaus gratisan dari pemain terkenal.

“Saya bahkan memberikan kaus saya untuk mengajarkan dia tidak bersikap seperti itu. Menurut saya itu penting, mencontohkan sikap baik untuk membantunya tumbuh,” ujar Muntari.

Yang tragis, selain dapat kartu kuning, Muntari juga dihukum satu laga lantaran meninggalkan lokasi kegiatan meski acaranya belum selesai. Dia dianggap tidak menghormati kegiatan dan panitia pertandingan.

Dukungan dari Banyak Pihak

Meski begitu, aksi dewasanya mendapat dukungan dari banyak pihak. Salah satunya dari legenda Italia, Alessandro Del Piero. Menurut cowok ganteng sejak lahir itu, sikap Muntari patut dijadikan contoh bagi para pemain yang mendapat perlakuan serupa.

“Anda (Muntari) menangani sesuatunya secara sempurna, Anda telah memberikan contoh untuk hari esok. Anda melakukan langkah yang benar,” tulis Del Piero dalam akun Twitter-nya.

Main photo credit: ESPN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here