Timnas Indonesia U-23 kurang memberikan hasil yang memuaskan dari beberapa pertandingan yang dijalani bersama pelatih Luis Milla. “Garuda Muda” belum bisa memberikan kemenangan dari enam pertandingan terakhir. Kurang tajamnya lini depan menjadi permasalahan yang belum bisa diselesaikan oleh Luis Milla.

Belakangan, legenda sepak bola Indonesia turut memberikan komentar terkait tumpulnya lini depan macam pisau kue ulang tahun. Gendut Doni yang tidak segendut Bhu gendut di komik Dragon Ball menyarankan agar Milla memanggil Boaz Solossa ke timnas Indonesia U-23.

Jelang bergulirnya Asian Games 2018, timnas Indonesia U-23 memang belum menunjukan performa terbaiknya. Dari enam pertandingan yang telah dijalani, “Garuda Muda” hanya mampu memetik satu kali melakukan selebrasi, dua kali tertunduk lesu, dan tiga kali dapat skor yang sama dengan lawan.

Bahkan dalam lima pertandingan terakhir, timnas U-23 hanya bisa mencetak satu gol saja. Hal tersebut tentunya mendapat sorotan dari berbagai pihak. Milla pun sempat beberapa kali memanggil para pemain senior. Dicoba-coba panggil ini panggil itu, ternyata belum ada yang cocok juga. Cek di toko sebelah, sepertinya sama saja.

Gendut Doni akhirnya menyarankan agar pelatih Spanyol itu memanggil Boaz yang pernah menjadi andalan di lini serang Indonesia. Boaz memang sudah berkepala tiga, tak mungkin balik lagi jadi berusia 23 tahun. Tapi di Asian Games memang ada jatah buat pemain di atas usia 23.

“Kalau untuk pemain lokal non naturalisasi saya tetap masih akan memilih Boaz Solossa. Sampai saat ini juga belum ada pemain yang mampu menggantikannya di lini depan Timnas Indonesia,” kata Gendut Doni dikutip dari Liputan6.

https://twitter.com/Liga1Match/status/999163677503668224

Gendut Doni mengungkapkan hal tersebut bukan tanpa alasan. Bukan juga cari-cari alasan macam tukang gesek-gesek di Transjakarta kalau tertangkap massa. Mantan pemain timnas Indonesia pada awal 2000-an itu menilai bahwa para pemain muda di Liga 1 tidak ada yang tampil bagus. Sedangkan Boaz yang sudah berusia 32 tahun masih menjadi pemain inti dan telah menyumbang empat gol.

“Terlepas dari adanya penyerang lokal, akan tetapi belum ada bukti ujian yang bagus pada beberapa uji coba. Akan tetapi, untuk Boaz kan di Persipura dia selalu bermain dan masih bagus,” ucap peraih sepatu emas Piala AFF edisi 2000.

Luis Milla masih memiliki kesempatan apabila ingin menjajal kehebatan dari Boaz. Timnas U-23 masih memiliki dua laga uji coba lag jelang Asian Games 2018.

Selain Boaz, Gendut Doni juga menyarankan Stefano Lilipaly untuk dipanggil ke tiimnas U-23. Namun Luis Milla sendiri sudah menutup pintu untuk pemain Bali United itu. Bukan karena sudah malam dan mau tidur maka pintu ditutup, namun alasan Milla adalah sudah terlalu banyak pilihan untuk pemain yang berposisi sebagai gelandang.

Main photo: metrotvnews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here